Polres Lamteng Selesaikan Ricuh Turnamen Sepak Bola Melibatkan Oknum Anggota Brimob

0
445

Lampung Tengah, wartaalam.com–Beredarnya video amatir perihal kericuhan pertandingan sepak bola di Lapangan Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Kapolres setempat, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit didampingi wakapolres dan kasat Samapta memberikan konfirmasi perihal kejadian tersebut, Sabtu (27/1/2024).

Kapolres mengatakan, kericuhan itu terjadi pada saat pertandingan semifinal kompetisi sepak bola yang diadakan Karang Taruna Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih.

Pada Jumat (26/1/2024) sore mempertemukan Tim Buyut Udik atau tuan rumah vs Tim Trunjono dari Kampung Terbanggi Agung, Kecamatan Gunung Sugih.

Kemudian, saat pertandingan berakhir dengan adu tendangan penalti, Tim Trunjono yang diperkuat tiga personel Brimob menelan kekalahan.

Diduga karena salah paham antara suporter kedua kesebelasan, terjadi kericuhan antara pemain maupun suporter dari kedua belah pihak.

Akibat gesekan itu kata kapolres, empat pemuda dari Kampung Buyut Udik kena pukul pemain maupun suporter lawan yang merupakan personel Brimob.

Kepada awak media, Andik Purnomo Sigit menyampaikan kasus itu telah dilakukan mediasi di Mapolres Lampung Tengah dan kedua belah pihak sepakat untuk dilakukan penyelesaian secara damai dan kekeluargaan.

“Semalam sudah kami lakukan mediasi antara kedua belah pihak, baik dari warga maupun dari Brimob yang dihadiri Danyon Brimob Gunung Sugih Kompol Jimmy dan telah diselesaikan secara damai serta kekeluargaan,” katanya.

Sementara perwakilan tokoh masyarakat Kampung Buyut Udik meminta danyon Brimob Gunung Sugih bertanggung jawab mengobati seorang pemuda yang dirawat di rumah sakit hingga sembuh akibat pukulan oknum anggota Brimob tersebut.

Kemudian, untuk para oknum Brimob yang melakukan pemukulan terhadap warga, diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit mengatakan, Sabtu (27/1/2024) sekira pukul 13.30 WIB, kedua belah pihak kembali bertemu untuk bersilaturahmi di Mapolres Lampung Tengah.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol. Yustanto Mujiharso, beserta jajarannya.

Pada kesempatan tersebut, dansat Brimob mewakili jajarannya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Kampung Buyut Udik serta keluarga korban atas insiden tersebut.

“Kami sangat menyesalkan keributan ini. Olahraga seharusnya menjadi ajang silaturahmi justru berakhir dengan keributan,” katanya.

Pihaknya juga berjanji memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi para korban hingga sembuh dan semoga korban cepat diberikan kesembuhan.

Dansat Brimob mengatakan, segera melakukan investigasi dan pemeriksaan terhadap para personel yang terlibat keributan, sebagai upaya penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain pengobatan gratis, Dansat Brimob juga turut memberikan tali asih kepada empat orang korban.

“Kami berharap kejadian ini dapat memberikan hikmah untuk menjalin silaturahmi yang lebih baik lagi,” katanya. (pon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini