Peduli Kemanusiaan: KLTM Teriak di Depan Pemda

0
482
Mukaran Sanjaya saat menyampaikan orasi di depan pemda Lampung Timur Selasa 12/12/23

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM – Demi kemanusian, meskipun hanya beberapa orang, Koalisi Lampung Timur Menggugat (KLTM) tetap berorasi di depan kantor Bupati setempat, Selasa (12/12/2023) tanpa ragu koalisi itu tetap meneriakkan suaranya.

Hal itu dilakukan karena menganggap kepala dan wakil kepala daerah berjuluk Bumei Tuwah Bepadan itu tidak peduli lagi dengan masyarakat.

Kebijakan memutus atau non-aktif ribuan BPJS kesehatan masyarakat tersebut merupakan pelanggaran atau kejahatan kemanusiaan, sebagai kepala daerah harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Mukaram Sanjaya, saat orasi mengatakan Dawam Rahardjo, bupati Lampung Timur saat ini tidak lagi memiliki etika bahkan berbuat semena-mena.

“Bupati Lampung Timur (Dawam Rahardjo) ini sudah menjadi penjahat, selain membangkang terhadap Undang Undang Dasar 1945, dia juga diduga telah mencuri uang negara, bukan hanya APBD, tapi juga uang APBN, jadi kami berharap pihak APH segera menangkap penjahat itu,” kata Mukaram Sanjaya.

Sejak awal KLTM melakukan Aksi, tepatnya Kamis (7/12/2023). Pada aksi kali keempat pun sama, baik Sekda maupun wabup bahkan bupati tetap tidak ada yang berkenan menanggapi massa KLTM.

Massa menilai Pemerintah Kabupaten Lampung Timur saat ini tidak lagi memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

“Bupati Lampung Timur sudah tidak punya malu lagi, tentu tidak akan mungkin dia (Dawam Red) mau mundur,” katanya.

Pada bagian lain, Fauzi Ahmad dalam orasinya juga menyampaikan beberapa persoalan dugaan pelanggaran undang undang yang dilakukan Dawam Rahardjo.

Di antaranya, memberikan izin terhadap pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung.

“Sudah tahu kalau pembangunan UNU itu melanggar Undang Undang tentang Lahan Pertanian Berkelanjutan (LPPB), tapi tetap dipaksakan dibangun, meskipun bukan pada tempatnya, artinya banyak sudah pelanggaran yang dilakukan Bupati Lampung Timur ini, terakhir ini yang sangat kejam karena ribuan masyarakat tidak dapat lagi menggunakan kartu BPJS lantaran telah di nonaktifkan,” ujar Fauzi Ahmad.

Diketahui, pada aksi massa KLTM yang keempat kali itu, bertepatan dengan Hari Bhakti 73 Transmigrasi, dalam agendanya, Bupati Lampung Timur dan jajaran akan menyambut tamu dari Kementerian Transmigran, di lapangan depan Pemda.

Dalam kesempatan itu, perwakilan massa perempuan, Purnama Hidayah, meminta pihak Partai PKB Pusat mengevaluasi Dawam Rahardjo dari jabatannya sebagai ketua DPC PKB Lampung Timur. (fir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini