Keuangan Lampung Timur Dipertanyakan

0
1515

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM – Beberapa waktu lalu, Kas Daerah (Kasda) Lampung Timur (.Lamtim) mengaku hanya sekira Rp.24 miliar. Pemerintah daerah berjuluk Bumei Tuwah Bepadan itu hanya bisa membayar Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat dan kepala desa satu Triwulan. Dan aparatu pemerintahan desa diminta bersabar.

Faktanya, per 22 September 2022, kabupaten itu telah menerima pendapatan sekira Rp1,4 triliun, berdasarkan rekening koran uang tersebut telah masuk ke kas daerah kabupaten setempat.

Begitu setidaknya pertanyaan seorang politisi Partai Demokrat setempat, Nyoman Sariyase, anggota DPRD dari Komisi IV kepada awak media, Senin ( 26/9/2022).

Nyoman Sariyase di ruang Fraksi Partai Demokrat mengatakan, pihaknya melalui hearing komisi IV akan meminta klarifikasi perihal keuangan daerah yang sudah masuk ke kasda tersebut.

“Informasi adanya uang sekira Rp1,4 triliun yang sudah masuk kasda itu, akan kami lanjutkan kepada Komisi Empat, agar mendapatkan keterangan dan klarifikasi melalui hearing komisi,” ujarnya.

Pada bagian lain, kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lampung Timur membenarkan per tamggal 22 September 2022, Total realisasi pendapatan daerah Rp.1,4 triliun.

Pendapatan tersebut didapat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dana Transfer Pusat dan Provinsi.

“Secara otomatis dana tersebut langsung masuk ke Rekening Kas Daerah,” ujarnya.

Menurut dia, realisasi keseluruhanya berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Lampung sekira 80 persen, termasuk sisa bayar tahun anggaran 2021,
serta DBH Pemerintah Pusat.

Sayangnya, tidak ada satupun pejabat pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Timur yang dapat dimintai konfirmasi, perihal uang daerah yang ada dalam Kas Daerah. (fir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini