Dianggap tak Peduli, Ribuan Perangkat Desa Siap Aksi

0
252
Keterangan Foto : Ibrahim

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM – Pemerintah Daerah pimpinan Dawam Rahardjo dituding tak peduli perangkatnya.
Aliansi Aparatur Pemerintahan Bersatu (AAPB) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) rencana aksi di depan kantor Pemda dan Gedung DPRD setempat.

Tudingan tersebut tak main-main, ribuan perangkat desa yang merasa didiskriditkan akan menggelar demo.

Ibrahim, penanggung jawab dan koordinator aksi mengaku kecewa atas kebijakan pemerintah daerah yang mendiskriditkan para perangkat desa, dengan sengaja menunda-nunda pembayaran gaji.

“Kami para perangkat hanya menerima gaji terakhir, sampai Maret 2022, April sampai sekarang tidak juga dibayarkan, sedangkan itu sudah dianggarkan untuk satu tahun anggaran, bukan hanya itu, tahun 202, dari Oktober sampai Desember, kami para perangkat juga tidak menerima gaji, dan kami sabar karena itu kami rencana aksi Senin (12/9/2022),” ujar seorang perangkat Desa Peniangan, Kecamatan Marga Sekampung kepada wartaalam.com.

Jumat petang (9/9/2022), Ibrahim melalui telpon WatsApp, kepada awak media, mengatakan, kekesalan para perangkat desa itu setelah mengetahui dari banyaknya informasi, karenanya perangkat menganggap pemerintah daerah yang dipimpin Dawam saat ini tidak peduli dengan perangkatnya.

“Kami mendengar dan membaca informasi dari berbagai media online, adanya kebijakan bupati yang hendak membangun rumah dinas, lengkap dengan segala fasilitas, nilainya juga puluhan miliar rupiah lebih, bukan hanya itu, tahun lalu juga seperti itu, gaji kami perangkat triwulan 4 ditunda, tapi pemerintah melalui BPKAD belanja puluhan krndaraan dinas,” ujarnya.

Dari berbagai sumber informasi APBD Kabupaten Lampung Timur tahun anggaran 2022 sekira Ro 2,3 triliun, hingga akhir Agustus 2022 terserap 55 persen.

Ironisnya, anggaran yang telah sah dan ditetapkan dengan peraturan daerah (perda) dan dikuatkan peraturan bupati (Perbup), namun tetap juga tak dapat terealisasi.

Sayangnya, untuk mengetahui lebih jelas, apa permasalahan sebenarnya dengan APBD Kabupaten Lampung Timur, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sukismanto Aji selalu menghindar, dengan dalih sedang sibuk dan belum dapat memberikan konfirmasi.(fir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini