Usai Diserang KKB, Nasib Puluhan Pekerja di Kampung Bingki Belum Jelas

0
92

PAPUA – WARTAALAM.COM – Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengakui hingga kini belum bisa memastikan nasib 30-an pekerja jembatan setelah penyerangan yang dilakukan kelompok sipil bersenjata (KSB) di Kampung Bingki, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Dia membenarkan hingga kini belum diketahui pasti nasib para pekerja dari PT Papua Crenoma setelah penyerangan yang dilakukan KSB, Kamis (24/6/2021), di sekitar Kali Wit, Kampung Bingki, Kabupaten Yahukimo.

“Kami masih memonitor dan personel TNI-Polri saat ini berupaya mengevakuasi para korban,” kata Brigjen TNI Pangemanan di Jayapura, Jumat (25/6/2021).

Dia mengakui, dari laporan sementara ada tujuh karyawan PT Crenoma yang selamat setelah melarikan diri dengan menggunakan perahu (ketinting) dan kini sudah berada di Swator, Kabupaten Asmat.

Para karyawan setelah diserang langsung melarikan diri, termasuk tujuh orang yang sudah tiba dengan selamat di Swator, Kabupaten Asmat, ujar Pangemanan.

Ketika ditanya tentang warga yang disandera KSB, Danrem 172/PWY yang wilayahnya membawahi Kabupaten Yahukimo mengaku belum mengetahui pasti ada warga yang disandera atau tidak.

Anggota masih mengumpulkan data sekaligus berupaya mengevakuasi korban yang meninggal, kata Brigjen TNI Pangemanan.

Penyerangan yang dilakukan KSB di Kampung Bingki, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Kamis (24/6/2021) yang diawali penembakan terhadap truk milik PT Papua Crenoma yang sedang melakukan pembangunan jembatan.

Selain menyerang dan menembaki truk milik PT Crenoma, teroris- KSB juga menembak mati dan menganiaya lima orang termasuk satu Kepala Kampung Bingki Obaja Nang, dan empat pekerja bangunan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini