Polsek Wonosobo Identifikasi Mayat Lansia Membusuk di Pekon Way Liwok

0
1722

TANGGAMUS, wartaalam.com–Polsek Wonosobo mengidentifikasi mayat laki-laki, Toran (82), di Pekon Way Liwok, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, di rumah almarhum yang sudah mengeluarkan bau menyengat, Selasa (30/1/2024).

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus AKP Juniko mengatakan, jasad korban ditemukan sekira pukul 10.00 WIB, saat saksi Rafli, aparatur pekon mencium bau tidak sedap, mirip bangkai, berasal dari rumah Toran.

“Warga sekitar ikut mencium bau tersebut dan melakukan pencarian, bau tersebut berasal dari dalam rumah almarhum yang terkunci,” kata AKP Juniko mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser.

Juniko mengatakan, Toran diduga mengalami stroke, berada di dalam rumah, dan pintu terkunci dari dalam.

Warga tidak bisa masuk, tapi informasi bau tersebut dikonfirmasi istri almarhum, Kalsum, yang juga mengalami pikun.

“Warga memberitahu aparat pekon yang kemudian menghubungi anggota Polsek Wonosobo, Polres Tanggamus. Kami mendatangi lokasi dan membuka kamar almarhum,” katanya.

Ia mengatakan, selain mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang police line, meminta keterangan saksi-saksi dan mengevakuasi jenazah ke RS Batin Mangunang Kotaagung.

“Kejadian ini menunjukkan pentingnya kerjasama antara warga dan aparat untuk menanggapi situasi darurat tetangga sekitar guna menghindari kejadian serupa,” ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan keterangan pihak medis RSUD Batin Mangunang, korban sudah meninggal lebih dari 3 hari dan tidak ada tanda bekas kekerasan.

“Dari keterangan warga, diketahui almarhum tinggal bersama istrinya, Kalsum, yang juga sudah pikun. Sehingga istrinya juga tidak mengetahui kondisi suaminya tersebut,” katanya.

Menurut Dokter Pemeriksa di RSUD Batin Mangunang Kota Agung, Dokter Muhammad Ichsan Haida, pihaknya melakukan pemeriksaan luar tidak menemukan tanda kekerasan yang berupa tanda-tanda adanya lebam merah kemerahan maupun lebam kebiru-biruan, dan almarhum diduga meninggal lebih dari 3 hari yang lalu.

“Kemungkinan besar sudah meninggal tiga hari lebih. Tidak ada tanda-tanda kekerasan, ini murni karena dia sakit sudah lama dengan riwayat stroke selama tiga tahunan,” kata Dokter Ihsan.

Menurut Ihsan, berdasarkan keterangan polisi dan tetangga yang mengantar almarhum.

Toran di rumah hanya tinggal berdua dengan istrinya, tanpa ada anak atau saudara yang dekat.

“Memang katanya di rumah berdua saja dengan istrinya saja usia diperkirakan 80 tahun, istri infonya pikun,” katanya. (pon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini