Kapolres Tanggamus dan Pamatwil Polda Tinjau Kecamatan Pematang Sawa

0
653

TANGGAMUS, wartaalam.com – Dalam upaya penanganan banjir yang melanda di Pematang Sawa, Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, meninjau lokasi terdampak tersebut, Kamis (30/11/2023).

Dalam rangkaian itu, Kapolres juga mendampingi Dirbinmas Polda Lampung Kombespol Anang Triarsono serta Pejabat Mabes Polri BKO Polda Lampung Kombespol Agus Wibowo dan Kombespol Abrar Tantulani dan PJ Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan.

Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu M. Yusuf mengatakan, tim tiba di Pematang Sawa untuk melihat dampak dan upaya penanganan bencana tersebut.

Peninjauan dilakukan untuk koordinasi yang efektif antara kepolisian, Pemkab Tanggamus dan masyarakat setempat dalam upaya penanganan darurat.

“Selain meninjau lokasi, tim gabungan yang dipimpin Kabag Ops, TNI dan kepala pekon melakukan pembersihan material longsor yang menutup jalan di Pekon Tanjungan Pematang Sawa,” kata M. Yusuf.

Dia mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun di lokasi paska bencana, Jalan Raya Dusun Tanjung Anom, Pekon Tanjungan, Pematang Sawa terputus akibat material longsor, terdapat tiga rumah terdampak di antaranya milik Sunoto, Mamik, dan Surjani. Serta satu masjid tergenang.

Kemudian, terdapat tiga lokasi abrasi dan pendangkalan aliran Way Burnai Pekon Tanjungan, Pematang Sawa tepatnya di belakang rumah Sapuan, Hata dan belakang rumah Yusuf. Serta abrasi aliran Way Kedatuan Tanjung Anom.

Selanjutnya, jembatan putus atau ambrol di Dusun Baturaja Pekon Betung dan tanggul jebol pada aliran sungai juga ditemukan di Way Betung, Pekon Betung.

Akibat ambrolnya aliran Way Betung, menyebabkan SDN 1 Pekon Betung terendam dan menyisakan material lumpur, lalu 30 rumah mengalami kerusakan, sementara 70 rumah tergenang air hanya meninggalkan material lumpur namun saat ini sudah surut.

Selain di Pematang Sawa, kerusakan juga ditemukan pada jembatan Pekon Tugu Papak, Kecamatan Semaka mengalami jebol pada bagian sisi, dikhawatirkan jembatan ambruk.

Saat ini jalan di Pekon Tanjungan, Pematang Sawa sudah bisa dilewati motor maupun mobil roda empat, sebab material (lumpur dan batu) sudah dibersihkan warga menggunakan alat seadanya.

“Lalu lintas di Pekon Betung dialihkan melalui jalan alternatif, namun kondisi jembatan juga sedikit menggantung sehingga kendaraan roda enam tidak dapat melintas,” katanya.

Kasi Humas menyebut, sebelum banjir bandang terjadi, hujan deras sejak mengakibatkan luapan sehingga jembatan ambrol dan menutup jalan utama.

“Sebuah sepeda motor Yamaha Vixion Nopol B 4023-NL terjatuh ke sungai di jembatan ambrol mengakibatkan pengendara, Dedi (30) mengalami luka dagu, penumpang Supri (39) mengalami luka lecet, keduanya warga Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong,” ujarnya.

Kasi Humas mengungkapkan, langkah-langkah yang dilakukan selain meninjau dan membantu pembukaan jalan, Polres Tanggamus juga telah berkoordinasi dengan Forkopimda guna penanganan paska bencana.

Dia menghimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti petunjuk evakuasi yang telah disiapkan tim penanggulangan bencana setempat.

“Upaya pemulihan dan penanganan bencana masih terus dilakukan, dan Polres Tanggamus berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam mengatasi dampak bencana banjir di Pematang Sawa,” katanya.

Sementara itu, KUPT Kesehatan Pematang Sawa, Diana mengatakan, pihaknya akan mendirikan posko kesehatan sebagai langkah percepatan penanganan warga terdampak.

“Untuk posko kesehatan akan ditempatkan di Pekon Betung,” kata Diana. (pon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini