Kecamatan Ambarawa Gelar Rapat Koordinasi

0
83

PRINGSEWU, WARTAALAM.COM – Dalam rangka meningkatkan koordinasi penyampaian informasi serta mempererat tali silaturahmi, Pemerintah Kecamatan Ambarawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), di Aula Pertemuan Kecamatan setempat, Senin, (30/10/2023).

Tujuannya, di samping sebagai wadah silaturahmi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah pekon, juga sebagai wadah sharing informasi ataupun menyusun langkah-langkah bersama dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

Hadir juga Budi Hartono, kapolsubsektor Ambarawa, Edi Darmansyah mewakili Danpos Persiapan Koramil Ambarawa serta Sagiman, kepala UPT Puskesmas Ambarawa.

“Kami berharap rakor menjadi wadah sekaligus tempat mencari solusi terbaik dalam rangka memberikan pelayanan kepada warga, terimakasih atas kehadiran seluruh kepala pekon dan unsur uspika, ujar Camat Ambarawa, Eko Purwanto.

“Agus Purnomo, analis Kebencanaan Ahli Muda dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) serta Indra Heriyadi, kesbangpol Kabupaten Pringsewu, kami haturkan terimakasih atas kehadirannya dan mohon agar juga disampaikan terkait Informasi update yang dapat segera ditindaklanjuti Pemerintah Kecamatan maupun pekon,” katanya.

Terkait fenomena El Nino dan sesuai prediksi serta informasi BMKG, kemungkinan akan mulai turun hujan pada November namun bisa terjadi hingga Februari 2024.

Ada beberapa hal yang perlu secara bersama disikapi seluruh lapisan Pemerintah Kecamatan maupun pekon khususnya Ambarawa, kata dia, antara lain ketersediaan dan sumber air bersih di masing-masing pekon, masa tanam padi, kemungkinan besar terjadinya kebakaran lahan di beberapa pekon.

Namun juga perlu dipersiapkan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir di awal penghujan, kata Agus Purnomo mewakili Nang Abidin Hasan, kalaksa BPBD Kabupaten Pringsewu.

Pada sesi tanya jawab, Muhyidin, kakon Tanjunganom menyampaikan usulan unit Ambulance bagi seluruh pekon di Kecamatan Ambarawa.

“Kami juga mengingatkan perlunya dipersiapkan SDM yang mampu dan menguasai teknik pertolongan Medical First Respond ( MFR ) dalam proses pertolongan dan pendampingan pasien yang akan dirujuk ke Faskes, baik pratama maupun lanjutan. Karena ada golden time yang bisa dimaksimalkan dalam rangka memberikan pertolongan pada kasus-kasus tertentu,” kata Agus.

Terkait pesta demokrasi yang sebentar lagi akan dilaksanakan, camat juga mengingatkan seluruh ASN tetap bersikap dan menjaga netralitas. (pon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini