Pemkab Pringsewu dan Dekranasda Sukses Menggelar Pringsewu Craft

0
230

PRINGSEWU, WARTAALAM.COM – Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah setempat sukses menggelar Pringsewu Craft #2.

Pringsewu Craft #2 merupakan ajang dalam rangka memperkenalkan wastra tapis maupun produk-produk kriya dari kabupaten setempat serta peningkatan kualitas SDM pelaku IKM dan pengembangan pasar.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakilkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi pada malam puncak Pringsewu Craft #2 di Halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, Senin (9/10/2023) malam, mengapresiasi digelarnya Pringsewu Craft #2.

“Jika tahun lalu fokus pada pengenalan dan pengembangan kualitas craft, kali ini lebih difokuskan pengembangan rencana bisnis craft dan tapis dengan pelibatan ide dan gagasan dari perguruan tinggi. Ini sangat menarik,” katanya.

Hal menarik lainnya, kata dia, adalah 100 instalasi tapis dari para pengrajin. Namun ke depan jumlah pengrajin yang terlibat pada kegiatan itu akan semakin meningkat dan event semakin mengglobal.

Sementara itu, Pj.Bupati Pringsewu Adi Erlansyah mengatakan, UMKM memiliki peranan strategis dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Menurut data Kemenko Bidang Perekonomian, 60% lebih dari total jumlah usaha di Indonesia, UMKM dan telah memberikan lapangan kerja bagi 110 juta orang atau 58% total penduduk Indonesia.

Meskipun memiliki peran strategis dalam membantu pertumbuhan ekonomi nasional, kata Adi, produk UMKM lokal masih sedikit yang berhasil menembus pasar internasional karena minimnya inovasi dan kurangnya pemanfaatan media sosial.

“Hal inilah yang mendasari kegiatan yang fokus membangun rencana bisnis craft dan tapis dengan pendekatan inovasi teknologi digital dengan melibatkan perguruan tinggi yang nantinya memproyeksikan ide dan gagasan generasi Z,” katanya.

Ketua Dekranasda Pringsewu Rusdiana Adi Erlansyah menjelaskan Pringsewu Craft #2 bertujuan mengajak civitas akademika melalui lomba craft business masterplan untuk memunculkan ide-ide yang disusun dalam sebuah grand design yang akan dimanfaatkan menetapkan kebijakan dalam pelaksanaan program Dekranasda setempat ke depan.

“Hal ini sebagai upaya bagi meningkatkan perekonomian sekaligus memperkenalkan wastra tapis dari Pringsewu agar dikenal dan diminati masyarakat luas dari berbagai kalangan,” ujarnya.

Pringsewu Craft #2 bertajuk ‘Building The Future Together’ antara lain diisi instalasi tapis, pameran 100 wastra tapis dan kriya, flexing tapis dan penyerahan hadiah kepada juara lomba craft business masterplan yang diikuti 75 peserta dari Universitas Aisyah Pringsewu, Universitas Muhammadiyah Pringsewu dan Institut Bakti Nusantara Pringsewu serta penampilan Pringsewu Perkusi feat Rampak Rebana dan hiburan musik Grup Batas Senja.

Malam puncak Pringsewu Craft #2 juga dihadiri Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Sekretaris Daerah Heri Iswahyudi beserta jajaran pemerintah daerah dan forkopimda Pringsewu, perwakilan dari Pemkab Pesawaran dan Tanggamus, serta artis sekaligus praktisi budaya Gilang Ramadhan dan desainer yang concern terhadap tapis Nola Martha. (pon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini