Pemkab Pringsewu Gelar Bugekhok Festival 2023

0
232

PRINGSEWU, Wartaalam.com – Sebagai upaya melestarikan budaya daerah, Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar Pringsewu Bugekhok Festival 2023. Acara yang menampilkan ragam seni budaya yang ada di Bumi Jejama Secancanan dibuka Penjabat Bupati setempat Adi Erlansyah, di halaman Pendopo, Selasa (12/09/2023) malam.

Turut hadir, Direktur Pusat Teknologi dan Layanan Kependidikan (PTLK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Restu Gunawan, Wakil Ketua I DPRD Pringsewu Maulana M. Lahudin beserta jajaran pemerintah daerah dan forkopimda, sebelum memasuki komplek pendopo diarak dengan iringan rebana khas Lampung dari Tugu Bambu menuju lokasi acara.

Adi Erlansyah mengatakan, Pringsewu Bugekhok Festival 2023 adalah bentuk pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah dalam rangka melestarikan dan mengenalkan warisan budaya nenek moyang, serta bentuk pelaksanaan program pemerintah di bawah Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek dalam bentuk platform gotongroyong kebudayaan, platform Indonesiana.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian pesan atau komunikasi budaya kepada masyarakat, budaya Lampung khususnya dan budaya Indonesia umumnya indah,” katanya.

Dia mengatakan, pertunjukan sendratari Way Bulok yang mengandung pelajaran akan kecintaan terhadap tanah air dan semangat untuk terus melindungi tempat kelahiran dan mencari penghidupan. Dengan mencontoh dan menerapkan sifat Ki Demang Jagawira yang mampu membawa diri, keluarga dan masyarakat dalam situasi tenteram, adil makmur dan sejahtera.

“Terima kasih kepada Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek atas dukungan yang diberikan sehingga Kabupaten Pringsewu terpilih sebagai wilayah penyelenggara platform Indonesiana. Semoga ke depan dukungan dan sinergitas yang telah terjalin terus dilaksanakan dan dapat ditingkatkan ke skala yang lebih besar. Pemkab Pringsewu akan mundukung dan mendorong setiap upaya pelestarian budaya bangsa, agar tak hilang di masa yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi dan Layanan Kependidikan Kemendikbudristek RI, Restu Gunawan mengatakan kegiatan Platform Indonesiana di Pringsewu kali pertama. Karena di Provinsi Lampung, sebelumnya sudah diadakan di Tulangbawang Barat dan Liwa.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pringsewu yang sudah bergotongroyong menyelenggarakan event itu.

Menurut dia, selama ini kalau membuat event kebudayaan seolah-olah hanya berupa pertunjukan, sehingga yang ada di dalam mindset para pejabat di daerah itu adalah cost.

“Ini mestinya kita ubah bahwa kebudayaan itu adalah investasi. Saya ambil contoh event malam ini, berapa banyak menggerakkan ekonomi. Kalau event-event semacam ini sering dilakukan, ekonomi di daerah itu sebenarnya akan tumbuh, sehingga sebenarnya event seperti ini bisa mengungkit kesejahteraan masyarakat, sehingga menurut saya event-event seperti ini harus diperbanyak di berbagai tempat,” katanya. (ade/pon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini