Jalan Rusak Parah, Warga Lamtim Mengeluh

0
489

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM – Sejumlah warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mengeluh. Betapa tidak, banyak ruas jalan penghubung rusak parah.

Jalan penghubung milik provinsi, kabupaten dan kecamatan saat ini tak dapat dilintasi kendaraan roda empat.

Warga Desa Giri Mulyo, Kecamatan Marga Sekampung, Yanto  mengatakan, sejak belasan tahun jalan menuju desa  berpenduduk sekira 4000 ribu jiwa itu belum tersentuh perbaikan.

Desa tersebut punya komoditas primadona, alpukat siger. Saat panen raya, warga dapat menghasilkan ratusan juta rupiah.

Selain alpukat, desa tersebut merupakan lumbung jagung, singkong, pisang, kelapa dan palawija.

Padahal jarak dari desa tetangga sekira 10 kilometer namun akibat jalan rusak parah, warga kesulitan menjual hasil panen.

“Lantaran parahnya jalan, warga luar desa atau luar kecamatan enggan ke desa kami. Apalagi mobil kecil nggak bisa melintas,” ujar Yanto.

Menurut dia, desa mereka termasuk penghasil devisa lewat hasil bumi, warga minta pemerintah segera memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut.

“Karena sudah belasan tak tersentuh pembangunan, kami mohon Pemkab Lampung Timur peduli dan segera merenovasi jalan menuju desa kami,” ujarnya.

Hal senada dikeluhkan Triono, warga Sukadana. Jalan penghubung dari desanya menuju ibukota kabupaten memprihatinkan.

Sepanjang jalan tersebut rusak parah dan nyaris tak dapat dilintasi kendaraan roda empat.

Akibat kerusakan itu, warga butuh waktu dua jam untuk tiba di ibukota kabupaten. Padahal, jika jalan tersebut mulus, maka waktu yang dibutuhkan sekira satu jam.

“Sudah puluhan tahun kami mendambakan jalan yang baik. Tapi hingga saat ini belum ada perbaikan,” kata pria itu.

Berdasarkan pantauan Wartaalam.com belum lama ini, jalan rusak di Lampung Timur tak hanya milik kecamatan dan kabupaten. Tapi sejumlah ruas jalan milik pemprov rusak parah.

Jalan provinsi yang rusak parah  yakni jalan penghubung Labuhan Maringgai menuju Jabung.

Jalan dari Lampung Tengah menuju Raman Utara.

Karena ruas jalan rusak parah pengemudi roda empat atau sepeda motor harus waspada. Sebab, tak sedikit lubang menganga yang dapat mengancam keselamatan pengemudi.

“Saat musim hujan banyak pengemudi sepeda motor terjungkal karena masuk ke lubang,” ujar Khudet, warga Jabung.

Menurut warga, jalan milik provinsi  itu sudah bertahun-tahun tak diperbaiki. Padahal jalan tersebut jalur utama warga untuk mengeluarkan hasil panen mereka.

“Rusak parah jalan, dari Jabung ke Labuhan Maringgai butuh waktu dua jam. Padahal jaraknya nggak terlalu jauh,” katanya.

Selain jalur Labuhan Maringgai-Jabung, jalan milik provinsi yang rusak parah juga terjadi pada lintasan Desa Bumi Jawa Kecamatan Batanghari Nuban menuju Kecamatan Purbolinggo. Pada jalur tersebut terdapat beberapa lokasi rusak parah. Pengguna jalan harus ekstra hati-hati melintasi jalur tersebut.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Lampung Timur M.Yusuf.Hr mengatakan, dua tahun terjadi pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Lampung Timur, pemerintah menunda pembangunan sejumlah infrastruktur termasuk jalan.

Anggaran membangun sejumlah ruas jalan yang rusak dialihkan untuk bantuan sosial dan penguatan ekonomi rakyat.

“Karena pandemi sudah hampir berakhir, In syaa Allah pembangunan infrastruktur termasuk jalan akan segera dipulihkan atau diperbaiki,” katanya.
(fir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini