Aceh Barat Terus Tekan Inflasi Daerah

0
322

ACEH BARAT, WARTAALAM.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus berupaya menekan laju inflasi daerah dengan menjalin kerjasama antardaerah penghasil komoditas pangan strategis.

Setelah sebelumnya bekerjasama dengan Kabupaten Nagan Raya, kali ini Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menandatangani nota kesepakatan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya terkait perdagangan komoditi pangan, komoditi perikanan, dan komoditi pertanian antarkedua kabupaten, yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi.

Penandatanganan nota kesepakatan kerjasama tersebut dilakukan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, bersama Pj Bupati Aceh Jaya, Nurdin. di Ruang Rapat Kantor Bupati Aceh Jaya, Rabu (4/1/2023).

Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi mengatakan, selain untuk memperkuat silaturahmi dan sinergitas antarpemerintah, jalinan kerjasama juga ditujukan menunjang pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di masing-masing kabupaten.

Menurut Mahdi, nota kesepakatan itu menjadi wujud sinergitas dan kolaborasi dalam menyelaraskan program-program pembangunan daerah antara Pemkab Aceh Barat dan Pemkab Aceh Jaya khususnya dalam lingkup sektor pangan, sektor perikanan, dan sektor pertanian.

“Langkah ini perlu kami diambil untuk mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, serta turut menjadi upaya bersama dalam pengendalian inflasi secara efektif, efisien dan saling menguntungkan,” ujarnya.

Mahdi optimistis butir-butir yang tertuang dalam nota kesepakatan mampu menjadi upaya nyata pengendalian inflasi daerah, dengan menjaga dan meningkatkan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi hasil produksi khususnya komoditas bahan pangan pokok, serta mendorong terciptanya struktur pasar yang kompetitif, sehingga dapat mengurangi tekanan perbedaan harga antarkabupaten.

Di samping itu, pihaknya juga terus mendorong berbagai upaya pengendalian inflasi lainnya sebagai bentuk respons aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar berperan lebih intensif dalam rangka mempersiapkan langkah-langkah antisipatif pengendalian inflasi.

Dia berharap jajaran SKPK dari masing-masing kabupaten dapat merancang berbagai teknis program atau rencana tindak lanjut yang tertuang dalam perjanjian kerja sama sebagai bentuk langkah konkrit dalam pengendalian inflasi daerah harapnya.

Figur nomor satu di Kabupaten Aceh Barat itu juga mengapresiasi seluruh jajaran Pemkab Aceh Barat dan Pemkab Aceh Jaya yang telah mendukung terlaksananya kesepakatan itu.

“In syaa Allah niat baik kedua belah pihak akan memberi manfaat besar yang dapat dirasakan seluruh masyarakat” tuturnya.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Jaya, Nurdin menyambut baik kerjasama yang telah terjalin guna berkolaborasi membangun poros ekonomi yang lebih kuat.

“Kerjasama ini akan saling menguntungkan kami, terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan menekan angka inflasi di masing-masing daerah,” katanya.

Secara garis besar, kata Nurdin, tujuan kerjasama saling menjaga ketersediaan stok komoditas bahan pangan pokok di masing-masing daerah terutama pada sektor perikanan, peternakan dan pertanian.

“Jika stok di Aceh Jaya mengalami surplus, maka akan kami suplai ke Kabupaten Aceh Barat, begitupun sebaliknya,” kata dia.

Turut hadir dalam penandatanganan nota kesepakatan kerjasama tersebut asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat dan Aceh Jaya, serta para kepala SKPK terkait dan kepala Bagian Ekonomi dari kedua kabupaten.(muh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini