Sekda Lamsel Hadiri Pelantikan Pengurus KBSB

0
453

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin melantik dan mengukuhkan kepengurusan Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) dan Bundo Kanduang kabupaten setempat periode 2020-2025, Senin (19/12/2022).

Pelantikan dan pengukuhan berlangsung di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati setempat, yang turut dihadiri perwakilan tokoh adat atau pengurus organisasi kedaerahan lainnya seperti perwakilan suku Lampung, Jawa, Batak, dan Banten.

Sekira 67 pengurus KBSB dan 32 pengurus Bundo Kanduang Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), dilantik langsung Ketua KBSB Provinsi Lampung, Afdi Muslim dan Ketua Bundo Kanduang KBSB Provinsi Lampung, Syarifah Maulida El-Hilwa.

Pada kesempatan sama, Ketua Pelaksana Alpandi melaporkan, kepungurusan KBSB sudah memiliki SK mandat pada 2020, namun karena masih dalam masa pandemi Covid-19 belum dapat dilantik, dan akhirnya baru dikukuhkan pada hari ini.

“Bahwasannya di Lampung Selatan, kami belum dikukuhkan, namun komisariat sudah berjalan perkomisariatnya setingkat kecamatan,” katanya.

Alpandi berharap, keberadaan KBSB dapat bersinergi dengan suku-suku lain dan bisa bersinegi dengan pemerintah daerah dalam membangun daerah.

Pada kesempatan tersebut dilantik sebagai Ketua Umum KBSB Kabupaten Lampung Selatan Periode 2022-2025, Ir. Nasrullah dan istri menjadi ketua Bundo Kanduang.

Sementara, Sekretaris Daerah Thamrin mengatakan, sebagai organisasi kedaerahan yang besar dengan anggotanya yang tersebar di banyak tempat.

KBSB dan Bundo Kanduang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur adat budaya daera.

“Momentum pelantikan KBSB dan Bundo Kanduang dapat menjadi penguat silaturahmi dan kekerabatan orang minang yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Dengan membangun kebersamaan akan menguatkan persaudaraan, orang minang sangat mengedepankan kekeluargaan dan kental dengan adat budayanya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Thamrin mengatakan, dengan adanya organisasi KBSB dan Bundo Kanduang tentunya akan bermanfaat, peran aktif orang minang sangat besar dalam mengisi pembangunan di Lampung Selatan, terutama pembangunan ekonomi daerah.

“Sebagaimana yang kita ketahui, 80 persen orang minang berprofesi sebagai pengusaha dan pedagang. Profesi tersebut telah menjadi penggerak roda ekonomi kita, apalagi jika kita bicara pelaku UMKM, tahun 2022 saja tercatat sekitar 40.858 UMKM yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Thamrin berharap, KBSB dan Bundo Kanduang tetap menjadi organisasi sosial kemasyarakatan, yang peduli dengan situasi daerah. Karena keberhasilan suatu daerah tidak hanya diwujudkan satu peran kelompok dan lembaga saja, namun keberhasilan tersebut adalah buah dari sinergitas yang terbangun dengan baik.

“Saya berharap KBSB dan Bundo Kanduang terus menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah untuk membangun,” katanya. (hen/kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini