Tim Percepatan Penurunan Stunting Lamsel Gelar Rapat Koordinasi dan Audit

0
361

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lampung Selatan menggelar rapat di aula Krakatau Kantor Bupati setempat, Jumat (28/10/2022).

Rakor tersebut dihadiri Satgas Stunting Provinsi Lampung, Yudo, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kemasyarakatan Yespi Cory, jajaran kepala perangkat daerah, para camat dan perwakilan TPPS Desa.

Dilakukan penyerahan piagam penghargaan penyelenggaraan roadshow peningkatan kapasitas dan monitoring gerakan Swas Muda Tahun 2022 untuk kecamatan terbaik.

Adapun, kecamatan terbaik pertama diraih Kecamatan Palas, terbaik kedua diraih kecamatan Sragi, terbaik ketiga diral Kecamatan Tanjungbintang sedangkan kecamatan terinovatif kembali
Kecamatan Sragi.

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) setempat Winarni mengaku program-program pada percepatan penurunan stunting merupakan upaya dalam mewujudkan proyek pencetak generasi unggul Lampung Selatan, melalui bergerak dan bersinergi bersama bergotong royong dalam menangani stunting bersama para kader tim.

Ini merupakan proyek untuk mencetak generasi unggul di Lampung Selatan dengan kader-kader penggerak dari tingkat desa hingga pemerintah kabupaten agar dapat bekerja sama, ujarnya.

Winarni berpesan, tahun 2023, tim percepatan penurunan stunting agar dapat mengakomodasi hasil dari audit stunting yang diselenggarakan itu, ke dalam rencana kegiatannya ke depan.

Pada Rakor tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan, Aryan Saruhian melaporkan penyelenggaraan percepatan penurunan penanganan stunting.

Dia mengatakan, audit stunting sebagai informasi pasti tentang kondisi masyarakat yang mengalami prevalensi sunting sehingga rekomendasi yang dihasilkan dari audit, dapat ditindaklanjuti ke dalam upaya yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah.

Audit stunting dilakukan meliputi aspek psikologi dan gangguan kesehatan yang disebabkan beberapa faktor sebagai saran ke depan yang perlu ditambahkan indikator lainnya, kata dia. (amar/kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini