FK-PKBM Lampung Selatan Gelar Kelas Inspirasi Pendidikan Kesetaraan Jenjang Paket A, B dan C

0
176

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM – Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belahar Masyarakat (FK-PKBM) Lampung Selatan bersama dengan pemerintah kabupaten setempat menggelar Kelas Inspirasi Pendidikan Kesetaraan Jenjang Paket A, B, dan C, di GOR Way Handak, Kalianda, Selasa (18/10/2022).

Nampak hadir dalam acara tersebut, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan, Kepala Perangkat Daerah terkait, Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto selaku narasumber serta Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin.

Pendidikan kesetaraan merupakan bagian dari pendidikan nonformal sebagaimana diatur dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang mencakup Paket A setara Sekolah Dasar (SD), Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ketua FK-PKBM Lampung Selatan Septiana mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut memberikan motivasi kepada peserta didik pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C yang terdapat di kabupaten itu.

Mengingat, PKBM merupakan salah satu pendidikan non formal yang bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung Selatan, dengan mencetak generasi unggul yang cerdas, terampil, kreatif, produktif, berbudi pekerti luhur dan mandiri.

PKBM sebagai mitra untuk meningkatkan ilmu pengetahuan sebagai bekal kehidupan yang lebih baik, juga memberikan peluang seluas-luasnya kepada masyarakat yang tidak mampu putus sekolah karena faktor sosial ekonomi dan faktor lain, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Lampung Selatan Badruzzaman mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Pendidikan, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lampung Selatan yang telah menginisiasi terselenggaranya kegiatan Kelas Inspirasi Pendidikan Kesetaraan.

Asisten Bidang Administrasi Umum turut mengapresiasi dan menyambut baik dengan adanya berbagai program yang ada pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), seperti Program Kejar Paket A,B dan C hingga Kelompok Belajar Usaha (KBU), PAUD, Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP) serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang diinisiasi SKB dan PKBM.

“Saya harap berbagai program kegiatan belajar tersebut dapat kami jadikan sebagai sarana dukungan pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan globalisasi saat ini,” kata dia.

Dia mengatakan, di Kabupaten Lampung Selatan masih banyak terdapat warga putus sekolah, baik jenjang SD, SMP maupun SMA yang mencapai puluhan ribu. Sedangkan angka usia sekolah tidak sekolah mencapai sekira 2.000 anak. Sedangkan yang terlayani di PKBM hanya 7.682 peserta didik yang terakomodasi di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Adanya program kesetaraan melalui kejar Paket A, B dan C, dapat kita jadikan sebagai upaya memberikan kesempatan bagi warga Lampung Selatan dalam menempuh jalur pendidikan non formal dan informalnya sampai tuntas,” katanya.

Badruzzaman meminta kepada pengurus maupun anggota SKB dan PKBM yang ada di Lampung Selatan dalam penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan sesuai dan mengacu dengan pedoman penyelenggaraan pendididkan kesetaraan paket A, B dan C yang diberlakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan RI.

“Mari kita dukung pengembangan program pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C dengan kinerja yang baik serta didukung stakeholder atau instansi terkait lainnya dan masyarakat, sehingga tercapai visi dan misi sistem pendidikan nasional,” tuturnya. (amar/kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini