27 C
Bandar Lampung
Jumat, Desember 2, 2022
spot_img
BerandaDaerahDPRD Kota Metro Soroti Persoalan Sampah

DPRD Kota Metro Soroti Persoalan Sampah

 186 dilihat

METRO, WARTAALAM.COM – Usai mendengarkan penyampaian wali Kota Metro Selasa, DPRD setempat menyampaikan tanggapannya melalui rapat paripurna pemandangan umum Fraksi atas penyampaian RAPBD Perubahan TA 2022, Rabu (7/9/2022).

Dalam ruang sidang utama, Rapat Paripurna tersebut, hadir 17 dari 25 anggota Dewan.

Mewakili enam fraksi, Ratni Makarau, dalam pandanganya menekankan Pemerintah agar dapat lebih optimal dalam mengelola persampahan di Kota Metro.

“Terutama sarana prasarana TPS Karangrejo, harus ditingkatkan pelayananya.”

Selanjutnya anggaran untuk pembelian Tunjangan Pendapatan Pegawai bagi ASN Kota Metro agar benar-benar direalisasikan meskipun terdapat penurunan jumlah TPP yang diterima, disesuaikan dengan keuangan daerah yang ada.

Menurutnya, TPP merupakan hal yang sangat penting diberikan kepada para ASN yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk semakin meningkatkan kinerjanya.

DPRD juga menyampaikan adanya upaya pemerintah pusat atas kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu, akan mengalihkan sebagian subsidi BBM menjadi beberapa jenis bantuan sosial atau bansos.

‘Terkait dengan hal itu, kami dari legislatif meminta kepada pemerintah daerah kota Metro agar dapat melakukan pembenahan data masyarakat penerima manfaat,” katanya.

Pemeriintah diminta menginventarisasi kegiatan-kegiatan besar terutama pada pembangunan infrastruktur, agar dapat terencana pada tahun 2023 yang akan datang.

Dengan demikian dalam APBD perubahan Tahun 2022, sudah dapat dialokasikan anggaran perencanaannya sehingga sejak awal tahun 2023 kegiatan pembangunan infrastruktur fisik sudah dapat dimulai prosesnya, katanya.

Menurutnya, pembangunan APBD 2022 sampai dengan saat ini banyak masih banyak yang belum terealisasi, terutama pada pekerjaan fisik, dengan adanya program dan kegiatan tambahan dalam APBD Perubahan.

Lembaga legislatif itu kembali mengingatkan, kepada OPD-OPD terkait dapat memanfaatkan waktu seefektif mungkin,

Karena tidak terlalu lama, hanya sekitar tiga bulan saja.

Karenanya, DPRD meminta pemerintah tidak lagi memberikan alasan cuaca ataupun waktu mepet, yang berdampak pada kwalitas pembangunan lantaran terburu-buru, mengakibatkan proyek tidak sesuai dengan spesifikasi. (Fir)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Jenazah Anggota Brimob Polda Lampung Disemayamkan di Kampung Halaman

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Kepolisian Polda Lampung mengatakan, jenazah...

Kementerian Investasi Serahkan NIB bagi UKM Lampung

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal...

Erick Thohir: BHC akan Menjadi Ikon Pariwisata Lampung

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Menteri BUMN RI Erick Thohir...

Bupati Lamsel Menjadi Narasumber Podcast Kejaksaan Negeri Kalianda

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang...
spot_img
Semua Negara
648,749,250
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on December 2, 2022 11:31 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini