25.6 C
Bandar Lampung
Rabu, Desember 7, 2022
spot_img
BerandaDaerahKota Batam Dilarang Datangkan Hewan Kurban dari Lampung

Kota Batam Dilarang Datangkan Hewan Kurban dari Lampung

 29 dilihat

KEPRI – WARTAALAM.COM – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Rika Azmi menyebut Kota Batam dilarang mendatangkan hewan kurban dari Lampung, menyusul ditemukannya belasan ekor sapi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Lampung Tengah.

Tidak boleh lagi, ini sesuai surat edaran Kasatgas Pusat Nomor 3 Tahun 2022 tanggal 3 Juli 2022 tentang Pengaturan Lalu Lintas Hewan Berbasis Kewilayahan, kata Rika Azmi di Tanjungpinang, Kamis (7/7/2022).

Sebagai solusi memenuhi kebutuhan hewan kurban Idul Adha, katanya, Batam bisa mendatangkan sapi dari daerah surplus di wilayah Kepri seperti Natuna, Anambas dan Bintan.

Kalau lalu lintas hewan kurban dalam daerah masih boleh, ujarnya.

Dia berharap dengan pasokan hewan kurban sebanyak 813 ekor sapi dan sekira 3.000 ekor kambing yang sebelumnya didatangkan dari Lampung Tengah, ditambah stok peternak lokal bisa mencukupi kebutuhan hewan kurban di Batam.

Jika tidak mencukupi, umat Muslim yang akan berkurban karena keterbatasan mobilitas ternak di tengah mewabahnya PMK diimbau bisa ikut berkurban di wilayah-wilayah penghasil ternak.

Kalau untuk di Kepri, bisa dilakukan di Natuna, Anambas, dan Bintan, ucapnya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri Wahyu Wahyudin menyebut Batam masih defisit sekira 2.000 ekor sapi dari total kebutuhan 3.000 ekor.

Pasokan sapi di Batam berasal dari Lampung Tengah, namun sekarang sudah tak bisa lagi karena ada kebijakan Satgas PMK Pusat, katanya.

Ia menyarankan pemerintah dapat mengizinkan pengiriman sapi kurban dari Kuala Tungkal Jambi atau Riau guna menutupi defisit hewan kurban jelang Idul Adha.

Paling tidak, menurutnya, ada 500 sampai 1.000 ekor lagi pemasukan sapi kurban ke Batam agar defisitnya tidak terlalu banyak.

“Kami khawatir, pasokan hewan kurban sedikit akan memicu lonjakan harga, hingga menyebabkan inflasi,” katanya.

Berdasarkan data DKP2KH Kepri, sekira 15 ekor sapi di Batam terpapar PMK berdasarkan hasil uji tes Balai Veteriner (Bavet) Bukittinggi tanggal 3 Juli 2022.

Sapi terkena PMK tersebut didatangkan dari luar Provinsi Kepri yaitu Lampung Tengah. Namun kondisi sapi PMK ini diklaim sudah membaik, karena sudah diberikan  vitamin ecoenzim dan jamu. (ril)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Dekranasda Lampung Selatan Kunjungan Kerja ke Jepara

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda...

Porprov IX Lampung 2022: Cabang Tenis Meja Mulai Gelar Perburuan Medali

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Cabang olahraga tenis meja memulai...

Porprov IX Lampung 2022 : Bandarlampung Mendominasi Perburuan Medali

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Hingga Selasa (6/12/2022) malam, kontingen...

Porprov IX Lampung 2022 : Tim Renang Bandarlampung Sumbang 5 Emas

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Tim renang Kota Bandarlampung tampaknya...
spot_img
Semua Negara
650,895,553
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on December 7, 2022 2:46 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini