29.2 C
Bandar Lampung
Jumat, Februari 3, 2023
spot_img
BerandaHukum & KriminalJaksa Agung Keluarkan Pedoman Tuntutan Rehabilitasi Pengguna Narkoba

Jaksa Agung Keluarkan Pedoman Tuntutan Rehabilitasi Pengguna Narkoba

 55 dilihat

JAKARTA – WARTAALAM.COM – Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengeluarkan Pedoman No.18 Tahun 2021 untuk para penuntut umum sehingga mereka memiliki acuan menangani kasus penyalahgunaan narkotika melalui rehabilitasi.

Dengan demikian, pedoman itu diharapkan dapat menjadi cara mengurangi masalah kelebihan kapasitas di lembaga permasyarakatan karena jaksa dapat mengoptimalkan opsi hukuman lain, yaitu rehabilitasi.

Latar belakang dikeluarkannya pedoman tersebut memperhatikan sistem peradilan pidana cenderung punitif, tercermin dari jumlah penghuni lembaga permasyarakatan yang melebihi kapasitas (overcrowding) dan sebagian besar merupakan narapidana tindak pidana narkotika, kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Jakarta, kemarin.

Leonard, sebagaimana dikutip dari siaran pers tertulisnya, menegaskan jaksa pada tahap penuntutan memiliki opsi merehabilitasi pengguna narkotika daripada menuntut sanksi penjara.

Penyelesaian penanganan perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika melalui rehabilitasi merupakan mekanisme yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan keadilan restoratif, kata Leonard.

Dengan semangat untuk memulihkan keadaan semula yang dilakukan dengan memulihkan pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang bersifat victimless crime, kata dia.

Sejak pedoman itu berlaku pada 1 November 2021, maka penanganan kasus penyalahgunaan narkotika yang perkaranya belum dilimpahkan ke pengadilan dapat mengacu pada Pedoman No.18 Tahun 2021, sebut Leonard.

Dalam siaran yang sama, ia juga menyampaikan Jaksa Agung berharap pedoman itu digunakan secara optimal oleh para penuntut umum yang menangani kasus penyalahgunaan narkotika.

Jaksa Agung RI berharap Pedoman No.18 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Penanganan Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika melalui Rehabilitasi dengan Pendekatan Keadilan Restoratif sebagai Pelaksanaan Asas Dominus Litis Jaksa agar dilaksanakan penuntut umum sebaik-baiknya dengan penuh l tanggung jawab, kata Leonard.

Pedoman No.18 Tahun 2021, diteken oleh Jaksa Agung, terdiri atas 9 bab yang mengatur prosedur pra penuntutan, penuntutan, pengawasan, pelatihan, dan pembiayaan penyelesaian penanganan perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika melalui rehabilitasi. (*)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Marsma TNI Bambang Gunarto Jabat Pangkoopsud I

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Koopsud I. Panglima Komando Operasi Udara...

Anies Bertemu AHY di Kantor Demokrat

JAKARTA,WARTAALAM.COM - Bakal calon presiden Anies Baswedan bertemu Ketua...

Alumni FH Usahid, Alessandro Rey Nearson Meraih Doktor Hukum dengan IPK 4.00

JAKARTA,WARTAALAM.COM - Alumni Fakultas Hukum Usahid Jakarta, Alessandro Rey...

Shorinji Kempo, Pangkoopsud I Melatih Anggota Pasukan

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Panglima Komando Operasi Udara I (Pangkoopsud...
spot_img
Semua Negara
675,769,407
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on February 3, 2023 7:22 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini