24.9 C
Bandar Lampung
Selasa, Oktober 4, 2022
spot_img
BerandaDaerahPemkab Lamsel Bakal Gelar Operasi Pasar Murah di 7...

Pemkab Lamsel Bakal Gelar Operasi Pasar Murah di 7 Kecamatan

 12 dilihat

LAMPUNG SELATAN – WARTAALAM.COM – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) akan menggelar Operasi Pasar Murah di 7 kecamatan.

Rencananya, Operasi Pasar Murah akan dilaksanakan mulai 16 November hingga 30 November 2021 mendatang.

Operasi Pasar Murah akan diawali di Kecamatan Sidomulyo pada 16 November 2021, kemudian dilanjutkan di Kecamatan Bakauheni pada 18 November 2021.

Selanjutnya, Operasi Pasar Murah bergeser ke Kecamatan Merbau Mataram pada 22 November 2021, lalu di Kecamatan Tanjung Bintang pada 23 November 2021.

Kemudian dilanjutkan di Kecamatan Kalianda pada 25 November 2021, lalu di Kecamatan Natar 29 November 2021 dan di Kecamatan Jati Agung pada 30 November 2021.

Dalam Operasi Pasar Murah kali, Pemkab Lampung Selatan akan menggandeng sejumlah perusahan, seperti PT Pertamina, PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Perusahaan Umum (Perum) Bulog, serta PT Bumi Waras, serta melibatkan para petani di daearh setempat.

Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi Pemantapan Pelaksanaan Operasi Pasar Tahun 2021 yang dipimpin Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan Muhadi, di ruang kerjanya, Kamis (4/11/2021).

Plt Asisten Bidang Ekobang, Muhadi mengatakan, tujuan pasar murah itu membantu warga mendapatkan bahan makanan pokok dengan harga yang terjangkau pada masa pandemi Covid-19.

Terlebih kata dia, saat ini terdapat beberapa bahan sembako yang harganya melonjak tinggi.

Sedangkan, pergerakan masyarakat masih terbatas dikarenakan situasi Lampung Selatan masih berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

“Saya harap camat bantu cari tempat yang benar-benar pas untuk pasar murah ini. Jangan sampai terjadi keribuatan di masyarakat. Karena pak bupati juga sudah pesan, supaya benar-benar kegiatan ini berdampak kepada warga yang tidak mampu,” katanya.

Muhadi mengatakan, dalam pelaksanannya, operasi pasar murah harus tetap menerapkan protokol kesehatan 5M. Paling tidak menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal ini, mengingat Kabupaten Lampung Selatan masih berada pada zona kuning.

“Tetap menerapkan protokol kesehatan, karena kami masih PPKM level 2. Jangan sampai kami tidak memberikan contoh yang benar kepada masyarakat. Jalankan dengan sebaik mungkin,” katanya.

Plt Asisten Bidang Ekobang, Muhadi saat memimpin rapat koordinasi Pemantapan Pelaksanaan Operasi Pasar Tahun 2021 di ruang kerjanya.
Sementara, dalam Operasi Pasar Murah nanti, PT Pertamina akan menyediakan tabung gas elpiji subsidi 3 kg dengan harga Rp.18.000, tabung elpiji non subsidi 5,5 kg dengan harga Rp.72.500 dan tabung gas elpiji non subsidi 12 kg dengan harga Rp.142.000.

Nantinya, tiap lokasi Operasi Pasar Murah akan disediakan kuota 560 tabung gas elpiji. Warga hanya boleh membeli maksimal 2 tabung gas elpiji.

Kemudian, dari Indomaret akan menyediakan bahan pokok berupa minyak goreng merk Bimoli kemasan 2 liter dengan harga Rp.30.000.

Selain itu, Indomaret juga akan menyediakan beberapa produk lainnya yang sedang promo pada waktu pelaksanaan.

Selanjutnya, dari Perum Bulog akan menyediakan gula kemasan ukuran 1 kilogram dengan harga Rp.12.200, lalu ada juga beras kualitas medium dengan harga Rp.8.800/kilogram dan tepung terigu kemasan 1 kilogram dengan harga Rp.8.800.

Sedangkan, PT Bumi Waras akan menyediakan tepung beras merek Rose Brand kemasan ½ kilogram dengan harga Rp.5.350, tepung ketan merek Rose Brand kemasan ½ kilogram dengan harga Rp.9.000, tepung tapioka sagu ukuran 1 kilogram dengan harga Rp.4.100.

Ada juga minyak goreng merek Rose Brand kemasan 1 liter dengan harga Rp.16.600, dan kemasan 2 liter dengan harga Rp.33.000.

Minyak goreng merek Tawon kemasan 900 mililiter dengan harga Rp.15.000, kemasan 1 liter dengan harga Rp.16.600, dan kemasan 2 liter dengan harga Rp. 32.700,

Indomaret juga menyediakan gula merek Rose Brand kemasan 1 kilogram dengan harga Rp.12.000, sagu merek tani kemasan ½ kilogram dengan harga Rp.5.500.

Bihun merek Rose Brand dengan harga Rp.2.100 perbungkus, santan Rose Brand kemasan 65 mililiter dengan harga Rp.2.400, margarin dengan harga Rp.4.300, air kemasan gelas merk BW dengan harga Rp.16.500 per dus dan air kemasan botol merk BW dengan harga Rp.72.500 per dus.

Pada pasar murah tersebut juga akan menjual telur, daging, ikan tawar segar, bawang merah, cabai merah kriting, bawang putih yang akan diambil dari para petani setempat. Sehingga harganya lebih murah. (hen/rif/kmf)

Berita Terkait

Soal Siltap Lampung Timur, AAPD Masuk KPK

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM - Merasa dilecehkan, Aliansi Aparatur Pemerintahan...

Pemda dan Pengadilan Agama Kalianda akan Sosialisasikan Pencegahan Pernikahan Dini

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Pengadilan Agama Kalianda  bekerjasama dengan...

Agustus, Nilai Ekspor Lampung Naik 56,54 Persen

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Nilai ekspor Provinsi Lampung pada...

Tingkatkan Peluang Usaha dan Investasi, Pemkab Lamsel Diskusi dengan Paguyuban Dubes RI dan DPP Lampung Sai

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Dalam rangka meningkatkan peluang usaha...
spot_img
Semua Negara
623,834,554
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on October 4, 2022 12:10 pm

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini