23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu, Januari 28, 2023
spot_img
BerandaDaerah84 Persen UMKM Telah Beraktivitas Kembali

84 Persen UMKM Telah Beraktivitas Kembali

 46 dilihat

JAKARTA – WARTAALAM.COM – Strategi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya untuk segmen usaha mikro kecil menengah, menunjukkan hasil positif sehingga 84 persen UMKM telah beraktivitas kembali mendorong kebangkitan ekonomi.

Tercatat 84 persen UMKM berhasil kembali beraktivitas, kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam siaran pers, dikutip Jumat (8/10/2021).

Pemerintah, kata dia, terus melakukan upaya melakukan pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi melalui berbagai program yang menyentuh sektor UMKM.

Sektor UMKM menjadi sektor yang paling terpukul di tengah pandemi.

Lesunya dunia UMKM sangat berdampak besar karena segmen ini memiliki serapan tenaga kerja dan investasi cukup tinggi.

UMKM yang saat ini sekira 64,2 juta disebutkan mampu menghimpun 60,42 persen dari total investasi di tanah air.

Dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah secara khusus mengalokasikan anggaran Rp162,40 triliun untuk menolong sektor UMKM.

Anggaran itu disalurkan dalam berbagai program, seperti subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), penempatan dana pemerintah di perbankan yang disalurkan dalam bentuk pembiayaan, Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) PKL dan warung.

Dari anggaran tersebut, per Jumat (1/10) lalu telah terealisasi 42,1 persen dari pagu, atau sejumlah Rp68,43 triliun, katanya.

Menkominfo Johnny mendorong pelaku UMKM berpindah ke pasar online lewat berbagai platform jual beli yang tersedia.

Ruang digital yang bisa diakses setiap orang di banyak tempat, memungkinkan UMKM bertahan di masa sulit seperti saat ini.

Digitalisasi UMKM harus terus ditingkatkan mengingat 58 persen penduduk Indonesia telah melakukan transaksi secara digital dengan nilai ekonomi yang tinggi, ujarnya.

Terkait pemberdayaan UMKM, Johnny mengatakan, Kominfo melakukan pelatihan ekosistem digital juga dilakukan bagi 1.000 pelaku UMKM di lima Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan Kabupaten penerima infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Kemudian, Kominfo juga melakukan pendampingan terhadap UMKM untuk go digital dengan memanfaatkan teknologi yang telah tersedia.

Pemerintah mendorong kolaborasi lintas pihak melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia dan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia, katanya. (*)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Pemkab Lamsel dan Kejari Teken MoU Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik dan Bantuan Hukum

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab...

Ketua DPRD Lamtim Pastikan 2023 Sekira 112 Desa Laksanakan Pilkades

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM - Sekira112 desa di Lampung Timur...

Bawaslu Lamsel : Rekrutmen Petugas Pantarlih Harus Profesional

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Komisioner Divisi Badan Pengawas Pemilu...

PA Gunung Sugih Menangani 2.641 Kasus Perceraian Selama Tahun 2022

LAMPUNG TENGAH, WARTAALAM.COM - Pengadilan Agama (PA) Gunung Sugih,...
spot_img
Semua Negara
674,479,016
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on January 27, 2023 11:52 pm

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini