Nelayan Hilang di Laut Lampung Timur Belum Ditemukan

0
83

LAMPUNG TIMUR – WARTAALAM.COM – Fauzi Asmani (28), nelayan yang tercebur di laut Lampung Timur pada Senin (4/10) kemarin, belum ditemukan hingga Rabu (6/10/2021) siang.

Camat Labuhan Maringgai Agustinus Tri Handoko di Lampung Timur, Rabu (6/10/2021) menjelaskan Fauzi Asmani, tercatat warga Dusun III RT 001 RW 008, Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, sedangkan istrinya warga Dusun Margo Agung Desa Karya Tani Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur.

Keduanya memiliki satu orang anak yang masih balita.

“Mereka sedang tinggal di rumah orang tua si istrinya di Desa Karya Tani,” ujar Agustinus Tri Handoko yang telah menemui keluarga Fauzi Asmani pada Senin pasca kejadian.

Agustinus mengatakan, keluarga Fauzi Asmani berharap korban selamat dan dapat cepat ditemukan.

Pihak keluarga pun sudah menggelar yasinan mendoakan keselamatan Fauzi Asmani.

Keluarga berharap sekali, terutama orang tua kandung Fauzi Asmani. Orang tua berharap tim pencari bisa segera menemukan Fauzi Asmani, katanya.

Dia menyatakan, pemerintah Kecamatan Labuhan Maringgai dan Kabupaten Lampung Timur telah memberikan bantuan paket perlengkapan balita dan sembako kepada keluarga Fauzi Asmani.

Pihak kecamatan pun mendirikan dapur umum bagi nelayan yang turut membantu petugas melakukan pencarian di laut.

“Kami juga mendirikan dapur umum di titik lokasi keberangkatan tim pencari, lokasinya di Desa Karya Tani. Dapur umum ini untuk tempat makan petugas pencari dan nelayan yang turut membantu,” katanya.

Pada hari ketiga pencarian, tim gabungan dari unsur Sat Polairud Polres Lampung Timur, Personel Pos AL Labuhan Maringgai, Basarnas Provinsi Lampung dan Personel Dit Polairud Polda Lampung memusatkan pencarian 7 mil dari lokasi tempat kejadian Fauzi Asmani jatuh ke laut.

“Kami masih mencari, mengikuti arus ombak, sekitar 7 mil dari TKP,” kata Kasatpol Airud Polres Lampung Timur, Iptu Mawardi dihubungi melaui pesan WA.

Ia mengatakan, tim pencari mengerahkan satu kapal C2 Satuan Polairud Res Lamtim serta satu kapal Rip Basarnas Provinsi Lampung. (gali)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini