23.1 C
Bandar Lampung
Minggu, September 25, 2022
spot_img
BerandaKesehatanTernyata Obesitas Tingkatkan Risiko Meninggal Akibat Serangan Jantung

Ternyata Obesitas Tingkatkan Risiko Meninggal Akibat Serangan Jantung

 8 dilihat

JAKARTA – WARTAALAM.COM – Mereka dengan kondisi obesitas memiliki kemungkinan sekitar 1,5 hingga 2,5 kali lebih tinggi meninggal karena serangan jantung, kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Universitas Indonesia, Dr. dr. Nahar Taufiq, SpJP (K).

“Obesitas membuat Anda lebih cenderung memiliki tekanan darah tinggi, kadar kolesterol, resistensi insulin serta penyempitan dan penyumbatan arteri. Orang obesitas memiliki kemungkinan antara 1,5 hingga 2,5 kali lebih besar untuk meninggal karena serangan jantung daripada orang dengan IMT normal,” kata dia seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (29/9/2021).

Obesitas bisa diketahui dengan mengukur lingkar perut atau indeks massa tubuh (IMT) ketika mencapai angka lebih dari 25.

Menurut Nahar, kondisi obesitas meningkatkan risiko sejumlah penyakit akibat penumpukan lemak yang berlebih pada tubuh dapat mempengaruhi organ dalam menjalankan fungsinya.

The American Heart Association merekomendasikan untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik sepanjang minggu untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler yang baik.

Nahar merekomendasikan melakukan aktivitas aerobik, di antaranya Zumba.

Kegiatan ini bisa merangsang detak jantung dan pernapasan selama latihan, meningkatkan laju jantung, meningkatkan curah jantung dengan pernafasan yang regular dan meningkatkan aliran darah.

Tentunya untuk memulai olahraga diperlukan pemanasan dan jangan memforsir terlalu keras di awal. Diskusikan juga dengan dokter untuk mendapat rekomendasi kapasitas fungsional jantung yang sesuai kebutuhan tubuh, tutur dia.

Penyanyi sekaligus instruktur dan Brand Ambassador Zumba di Indonesia Denada Tambunan termasuk sosok yang menyadari betapa mengkhawatirkan kondisi obesitas yang dapat berakibat pada penyakit jantung.

Menurut dia, gaya hidup yang buruk dan kurang berolahraga membuat banyak orang secara tidak sadar mengalami obesitas yang menjadi pemicu awal dari penyakit-penyakit mematikan.

“Menjaga kesehatan tubuh terutama jantung menjadi prioritas saya karena jantung merupakan salah satu organ terpenting bagi tubuh,” tutur Denada. (*)

Berita Terkait

Diversifikasi Olahan Solusi Tingkatkan Konsumsi Ikan

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan...

Wagub Lampung: Perlu Bangun Sistem Kesehatan Tahan Iklim

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia...

Lamsel Terima Penghargaan UHC Tahun 2022 dari BPJS Kesehatan

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel)...

Paripurna Pemandangan Umum PKS dan Demokrat Lamtim Tolak Kenaikan BBM

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM - Paripurna DPRD dalam penyampaian pandangan...
spot_img
Semua Negara
619,952,013
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on September 25, 2022 12:40 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini