23.9 C
Bandar Lampung
Sabtu, Desember 10, 2022
spot_img
BerandaDaerahPringsewu Sentra Budidaya Ikan Koi Terbesar di Lampung

Pringsewu Sentra Budidaya Ikan Koi Terbesar di Lampung

 26 dilihat

PRINGSEWU – WARTAALAM.COM – Selain terkenal sebagai sentra perikanan air tawar terbesar, Kabupaten Pringsewu, Lampung ternyata menjadi pusat budidaya ikan hias jenis koi terbesar di Provinsi Lampung.

Terkait hal tersebut, pemerintah daerah setempat terus berupaya mengembangkan potensi itu dan menjadikan sebagai icon di Bumi Jejama Secancanan.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, saat mengunjungi 481 Koi Farm yang merupakan sentra pembudidayaan ikan koi terbesar di Provinsi Lampung, di Dusun Karangkumbang, Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Kamis (15/7/2021), mengatakan pihaknya terus mendorong pengembangan usaha budidaya ikan koi ini, sehingga nantinya bukan saja terbesar dalam kuantitas, tetapi juga terbaik dalam kualitas.

Wabup didampingi Kadis Koperindag Bambang Suherman, Camat Pringsewu Moudy Ary Nazolla, Kabid Perikanan Budidaya dan Tangkap Dinas Perikanan Pringsewu Hijrah Amin, Koordinator Program Kotaku setempat M.Ridwan serta Kapekon Margakaya Abidin juga mengaku bangga karena hasil budidaya ikan koi dari Pringsewu ini bukan saja terkenal dan menyuplai ke berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, namun juga merambah ke sejumlah provinsi seperti Bengkulu dan Sumatera Selatan.

“Saya meminta OPD terkait, seperti Dinas Perikanan untuk melakukan pembinaan, Dinas Koperindag untuk membantu pemasaran, serta Dinas Kominfo untuk membantu menyebarluaskan informasi terkait potensi ikan koi ini,” katanya.

Selain itu, Pemkab Pringsewu akan mendorong dan memfasilitasi dibentuknya komunitas-komunitas ikan koi di Kabupaten Pringsewu, ujarnya.

Sementara itu, pembudidaya serta pemilik 481 Koi Farm Pringsewu, Hidayat, mengatakan usaha budidaya ikan koi miliknya dirintis sejak 2018 lalu dan hingga kini terus mengalami perkembangan.

Untuk saat ini, ia baru melayani pembelian online serta menyuplai kios-kios ikan hias yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, seperti Bandar Lampung, Metro dan Kotabumi. Sedangkan untuk keluar Provinsi Lampung, terbanyak ia kirim ke Palembang dan Bengkulu.

Dalam seminggu bisa mengirimkan hingga tujuh kali ke luar Provinsi Lampung, dengan sekali kirim lebih dari 150 ekor. Untuk harga bervariasi, tergantung dari jenis dan ukuran, untuk yang berukuran besar mencapai Rp 1,5 juta per-ekor, katanya.

Terkait benih, Hidayat mengaku mendapatkannya dari Pulau Jawa, dan sebagian diimpor dari Jepang.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Pringsewu memberikan bimbingan atau pembinaan, serta akses untuk lebih memperkenalkan kepada penghobi ikan hias, sekaligus memperluas pangsa pasar. (ade)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Tenis Meja, Tiga Daerah Lolos ke Final Tunggal Putra dan Putri

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Tiga daerah, Bandarlampung, Kota Metro,...

Porprov IX Lampung 2022: Sistem “Medali Plasma” Menjamur

LAMPUNG, WARTAALAM.COM - KENDATI pertarungan di kancah terbesar daerah...

TPHP Lamsel Canangkan Gertak Tanam Cabai Merah

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan...
spot_img
Semua Negara
652,527,541
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on December 9, 2022 7:43 pm

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini