26.3 C
Bandar Lampung
Sabtu, Januari 28, 2023
spot_img
BerandaDaerahDiduga Korupsi DD, Kepala Pekon Kutawaringin Masuk Sel

Diduga Korupsi DD, Kepala Pekon Kutawaringin Masuk Sel

 53 dilihat

PRINGSWEU – WARTAALAM.COM, Kepala Pekon Kutawaringin, Kecamatan Adiluiwih, Pringsewu, Bace Subarnas (57), akhirnya ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan atas dugaan melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa ( DD) TA 2019 sekira Rp 389,5 juta

Tersangka Bace ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan melalui Penyidik Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Pringsewu, Senin (2/11/20) dan dalam proses penyidikan perkara tersebut penyidik setidaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 48 saksi.

“Berdasarkan investigasi ada kerugian Rp 389.545,224 dari dana APBN. Harusnya dana untuk pembangunan desa,” kata Kasat Reskrim Polres Pringsewu AKP Sahril Paison, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Selasa (3/11/2020).

Kasat Reskrim mengungkapkan, pada TA 2019 Pekon Kutawaringin Kecamatan Adiluwih, Kabupaten. Pringsewu mendapatkan anggaran Dana Desa Rp 893.618.000 yang diperuntukan bidang pembangunan desa dan bidang pemberdayaan masyarakat di pekon tersebut.

Dalam perjalanannya dana tersebut diselewengkan tersangka Bace selaku kuasa Pemegang Anggaran.

Anggaran itu diselewengkan / tidak pergunakan sepenuhnya untuk program yang telah ditentukan, kata penyidik.

Modusnya, tersangka dibantu sekretaris desa membuat SPJ dan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Desa TA 2019 tidak sesuai fakta riil.

Dalam LPJ tersangka dibantu sekdes membuat sebagian nota fiktif dan juga memalsukan tanda tangan pemilik toko serta beberapa tanda tangan tukang dan dari upaya melawan hukumnya tersebut tersangka mendapatkan keuntungan hingga Rp 389,5 juta, kata Kasat Reskrim.

Sahril Paison mengatakan, dana yang diduga dikorupsi Bace Subarnas itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi di luar program DD.

Keterangan tersangka, uang hasil korupsi sudah habis dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, katanya.

Atas perbuatannya, Bace Subarnas kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Pringsewu.

Dia dijerat pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan minimal 4 tahun penjara. (Ril)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Roda Pemerintahan di Lamtim Ditengarai Tidak Sesuai Rel

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM - Roda Pemerintahan di Kabupaten Lampung...

Bupati Lamsel Dukung Program Patok Batas BPN

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang...

Pemkab Lamsel dan Kejari Teken MoU Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik dan Bantuan Hukum

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab...

Ketua DPRD Lamtim Pastikan 2023 Sekira 112 Desa Laksanakan Pilkades

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM - Sekira112 desa di Lampung Timur...
spot_img
Semua Negara
674,526,056
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on January 28, 2023 2:53 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini