Soal Tampil di PON, PB PTMSI akan Menemui Gubernur Papua

0
805

Bandar Lampung, WARTAALAM.COM — Usai menggelar Kejuaraan Nasiomal sekaligus babak kualifikasi PON 2020 di Papua,  di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Indonesia (PB PTMSI) langsung mengadakan rapat koordinasi  program kerja dan keikutsertaan cabang  tersebut di pesta olahraga terbesar di Indonesia itu.

Rakor yang diselenggarakan di Gedung KONI Provinsi  Kalimantan Timur, Senin (4/11) tersebut diikuti seluruh daerah peserta kejuaraan.  Seluruh peserta rakor dan kejuaraan meminta kepastian keikutsertaan tenis meja di PON.  Dan rencananya, Ketua Umum PTMSI Papua, Jhon Betaubun akan membawa hasil rakor tersebut kepada gubernur Papua, kata Herlim Sunandar, manajer tim Lampung.

“Kami, pengurus PTMSI dari berbagai daerah meminta  PB PTMSI  menyelesaikan masalah tersebut. Buap apa diadakan kejuaraan nasional dan babak kualifikasi jika tidak dipertandingkan di PON . Selain itu PON merupakan barometer serta pemicu  pembinaan,” ujarnya.

Menurut dia, hasil rakor memutuskan Ketua Umum PB PTMSI, Peter  Layardi  beserta jajarannya termasuk Sekum PTMSI Kalimantan Timur,  Amirulah selaku tuan rumah kejurnas dalam waktu dekat akan membicarakan masalah tersebut dengan gubernur Papua sebagai tuan rumah PON 2020.

Cabor yang akan dipertandingkan dalam PON 2020.

Dia mengatakan, sampai saat ini PB PTMSI juga tidak mengetahui alasan pasti mengapa tenis meja tidak masuk daftar cabang olahraga yang dipertandingkan di PON 2020 Papua, padahal cabang olahraga baru yang tidak tersebar di seluruh daerah (provinsi)  dipertandingkan.

Bahkan, kata dia, tim putra Papua Barat menjadi  juara nomor beregu di kejurnas dan babak kualifikasi PON di  Kalimantan.  Itu membuktikan  pembinaan tenis meja di daerah itu cukup bagus.

“Kami berharap gubernur Papua sekaligus tuan rumah PON mengakomodasi notulen rakor  PTMSI.  Kami juga merekomendasikan tenis meja menyediakan tujuh medali emas dari nomor beregu putra, beregu putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran,” ujarnya. (raf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini