23.7 C
Bandar Lampung
Senin, September 26, 2022
spot_img
BerandaInternasionalGoogle Tawarkan Mode Penyamaran Untuk Maps

Google Tawarkan Mode Penyamaran Untuk Maps

 16 dilihat

Jakarta, WARTAALAM.COM — Alphabet Inc’s Google meluncurkan fitur baru untuk melindung privasi dalam Maps, YouTube, dan layanan asisten suara, dengan opsi seperti mode penyamaran serta penghapusan data otomatis, sebagaimana dilansir dari Reuters.

Mode penyamaran atau incognito semakin populer akhir-akhir ini. Banyak aplikasi yang menyediakan fitur tersebut untuk kepuasan pelanggan mereka. Baru-baru ini, Google Chrome dan YouTube juga memasukkan mode penyamaran dalam aplikasi mereka.

Pada Google Chrome, mode penyamaran memungkinkan pengguna untuk menjelajahi berbagai hal secara pribadi. Dengan fitur ini, riwayat penjelajahan user akan dilindungi dan formulir yang diisi juga akan tetap menjadi privasi.

Untuk di YouTube, mode penyamaran bekerja secara berbeda. Tidak ada yang akan mengetahui hal-hal yang kamu cari di aplikasi ini. Mode penyamaran memungkinkan user untuk terbebas dari riwayat pencarian konten. Singkatnya, dengan menggunakan mode penyamaran di YouTube, kamu terlindungi dari orang lain yang ingin memata-matai kamu.

Sementara yang terbaru, mode penyamaran juga akan hadir di Google Maps. Perusahaan sedang menguji mode penyamaran untuk aplikasi navigasinya. Dengan mode ini di chrome, kamu akan dapat melihat tempat terdekat dan yang lain tidak akan dapat melihatnya.

Di sudut kanan atas, kamu akan melihat opsi ‘nyalakan mode penyamaran’. Saat mengaktifkannya, warna aplikasi akan berubah dari biru menjadi abu-abu gelap. Jika kamu bukan di antara orang-orang beruntung yang telah menerima fitur ini, jangan khawatir, kamu akan mendapatkannya dalam waktu tak lama lagi.

Google segera meluncurkan sejumlah fitur terkait privasi, setelah sejumlah media sosial dan perusahaan pencarian daring menghadapi banyak keluhan tentang bagaimana mereka menangani data pengguna.

Mode penyamaran di Google Maps akan berhenti menyimpan aktivitas peta pada akun pengguna, termasuk lokasi yang dicari, meskipun mode tersebut akan menghilangkan hasil personalisasi pengguna.

Google juga meluncurkan fitur baru “Password Checkup” untuk pemeriksaan kata sandi, yang berfungsi memberitahu pengguna apakah akun mereka telah disusupi, atau pengguna memiliki kata sandi yang lemah.

Google juga menyatakan akan memperluas opsi penghapusan otomatis pada YouTube, dengan membantu pengguna menetapkan periode waktu untuk penghapusan data secara otomatis.

Dalam beberapa minggu lagi, Google juga akan meluncurkan opsi untuk menghapus aktivitas asisten suara dengan menggunakan perintah lisan pengguna. (*)

Berita Terkait

Undian Piala Dunia 2022: Amerika Serikat dan Iran, Spanyol dan Jerman satu grup

JAKARTA - WARTAALAM.COM - Amerika Serikat berada satu grup...

Mulai 1April 2022, Indonesia Terapkan Solar Standar Euro IV

JAKARTA - WARTAALAM.COM -  Pemerintah Indonesia akan menerapkan bahan...

Rakornas BBI, Presiden RI Ingatkan Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri

LAMPUNG SELATAN - WARTAALAM.COM - Presiden Republik Indonesia (RI),...

Benzema Bikin Hattrick Bawa Madrid ke Perempatfinal Liga Champions

JAKARTA - WARTAALAM.COM - Karim Benzema mencetak hattrick yang...
spot_img
Semua Negara
620,212,904
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on September 25, 2022 7:51 pm

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini