Puluhan Hektare Lahan Terbakar, Kapolres Tanggamus Pimpin Padamkan Api

0
378

TANGGAMUS, WARTAALAM.COM, Antisipasi meluasnya kebakaran lahan di tiga pekon (desa) di Kecamatan Pugung, Kapolres Tanggamus, AKBP Siswara Hadi Chandra memimpin padamkan api, Rabu (18/10/2023).

Kegiatan dipusatkan di Pekon Gunung Kasih. Paska kebakaran, Selasa (17/10/2023), sekira pukul 23.30 WIB dan api merambat ke sejumlah lahan perkebunan, mencakup luas wilayah yang signifikan.



Pemadaman api tersebut mendapat perhatian serius dari berbagai unsur, termasuk kepolisian, TNI, pemerintah kabupaten, dan komunitas setempat. Pemkab Tanggamus telah berlakukan tanggap darurat di wilayah tersebut.

Kalak BPBD Kabupaten Tanggamus Edian M.Toha, Kadis KPTPH Catur Agus Dewanto, Camat Pugung A. Yani Halim, Kapolsek Pugung Ipda Ori Wiryadi, dan berbagai pihak terkait lainnya seperti Koramil Pagelaran serta kepala pekon di wilayah terdampak turut berjibaku memadamkan api..

Pencarian dan pemadaman lokasi sisa api yang dapat memicu bahaya lebih lanjut terus dilakukan. Metode pemadaman yang digunakan termasuk menggunakan tangki semprot dan mobil pemadam kebakaran.

Kebakaran terjadi di lahan perkebunan warga, serta lahan milik PT. Surya Lampung. Lahan-lahan itu berisi berbagai jenis pohon, termasuk sengon, jambon, kayu putih, kakao, dan karet, dengan total luas lahan yang terkena dampak mencapai 70 hektare.

Meskipun lokasi kebakaran sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran, upaya memadamkan api yang telah meluas terus dilakukan. Dan hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kebakaran itu dan api sudah mulai padam.

Kapolres AKBP Siswara Hadi Chandra bersama berbagai pihak terkait berkomitmen mengatasi dan memadamkan kebakaran sepenuhnya serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Upaya pemadaman terus berlanjut sejak kemarin dan situasi di wilayah Pekon Gunung Kasih dan sekitarnya saat ini telah dinyatakan aman dan kondusif,” kata Siswara Hadi Chandra.

Menurut dia, penyebab kebakaran diduga dari puntung rokok yang dibuang sembarangan seseorang yang melintas.

Lokasi kebakaran di tiga pekon tersebut berdekatan, sehingga pemadaman perlu dilakukan dengan cepat dan efisien.

Dia berharap masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan.

“Kami berharap kesadaran masyarakat untuk bersama-sama melestarikan lingkungan dengan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan perlu untuk semakin ditingkatkan,” katanya. (pon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini