KONI Lampung Gelar Rapat Koordinasi Hadapi PON Sumatera

0
271

Bandarlampung, wartaalam.com—-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, menyatakan, training center atlet lolos PON segera dilaksanakan.

Ketua Harian KONI Lampung Brigjen TNI Purn Amalsyah Tarmizi, Selasa (3/10/2023) siang dalqm rapat koordinasi dengan cabang olahraga, di Ruang Rapat KONI Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Bandarlampung mengatakan, pelaksanaan training center (TC) para atlet yang sudah lolos PON sudah dimulai 1 Oktober lalu.

Untuk melaksanakan TC yang dimulai pada 1 Oktober 2023 tahap pertama selama 3 bulan, sementara yang belum lolos dilaksanakan pada Desember 2023.

 

Kemudian dilanjutkan dengan TC berikutnya yang dimulai Januari 2024 mendatang.

“KONI berharap laporan atlet yang sudah lolos PON. Segera melaporkan ke KONI dengan menyertakan laporan hasil babak kualifikasi. Atlet lolos PON, harus dilengkapi dengan SK PP atau PB, tudak boleh dirubah kecuali resmi dari PB/PP,” katanya.

Amalsyah mengatakan, para cabang olahraga yang atletnya sudah lolos PON segera usulkan proposal.

Terkait pelaksanaan TC bagi para atletnya, proposal tersebut tertera program pelatihan dan rencana anggaran selama 3 bulan ke depan.

Termasuk segera melaporkan anggaran yang dipergunakan untuk babak kualifikasi agar segera mencaikan sisa anggaran yang 30 persen.

“Cabang olahraga yang sudah mengikuti babak kualifikasi segera memberikan atau menyampaikan laporan anggaran kepada KONI. Selain untuk mencairkan sisa anggaran yang 30 persen, itu tanggungjawab dari seluruh cabor yang mendapatkan bantuan,” katanya.

Sementara itu menyangkut pelaksanaan TC dan dana bantuan Pelatprov bagi atlet. dia mengatakan, akan ada empat klasifikasi atau pembagian kelompok atlet yang lolos PON. Di antaranya kategori Khusus yaitu cabor yang meraih medali lebih dari 2 emas pada PON Papua 2021.

Kategori andalan yaitu meraih 1 medali emas PON Papua, dan kategori potensial mendapat medali pada babak kualifikasi PON 2023 dan kategori umum sekadar lolos ke PON. (amar/rls)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini