Peringati HUT ke-23, DWP Lampung Selatan Ikuti Gelar Wicara Nasional

0
208

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat mengadakan Gelar Wicara Nasionalsecara hybrid, Rabu (7/12/2022).

Kegiatan yang menghadirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Makarim, akademisi dan praktisi sebagai pembicara, turut diikuti seluruh ketua dan pengurus DWP instansi pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Dari Kabupaten Lampung Selatan, jajaran pengurus DWP mengikuti kegiatan itu secara daring melalui aplikasi zoom meeting dari sekretariat DWP setempat, pada Rabu (7/12/2022).

Ketua Panitia Yani Agung Kuswandono mengatakan berbagai rangkaian kegiatan yang telah dilakukan DWP dalam rangka memperingati HUT ke-23 dan Peringatan ke-94 tahun Hari Ibu.

Di antaranya, kunjungan kerja ke desa binaan di Desa Parungsari, Kabupaten Karawang, lomba senam kesegaran jasmani, bakti sosial berupa pembagian 500 sembako serta seminar nasional yang diikuti 475 peserta dari DWP instansi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Kemudian, pada puncak peringatan yang berlangsung Rabu (7/12), dilaksanakan upacara resmi, peluncuran “Gerakan Keluarga Cerdas Membaca”, serta Gelar Wicara dengan tema “Memperkuat Ekosistem Keluarga Untuk Membangun Budaya Literasi”.

“Terdapat lima kegiatan pokok dalam kunker tersebut, pembinaan PAUD Cempaka 1, pembinaan Posyandu dan Poswindu, pelatihan branding bisnis dan kemasan untuk UMKM, pengelolaan sampah dan rumah pangan lestari, serta peningkatan kesadaran hukum dalam kepemilikan dokumen dukcapil,” katanya.

Sementara, Ketua Umum DWP Pusat Solara Franklin Makarim atau yang kerap disapa Franka Makarim berharap, pada umur DWP yang 23 tahun semakin memperkuat jati diri dan memperkaya aneka ragam pengetahuan.

Dengan demikian, perempuan dalam DWP dapat senantiasa berkembang dan memberikan berkontribusi baik bagi keluarga, masyarakat dan bangsa.

“Sebagai seorang perempuan dengan peran multidimensi, jati diri adalah hal yang sangat penting. Jadi diri adalah hal yang menandakan siapa kita, menjukkan akar kultur kita dan apa yang hendak kita lakukan,” ujarnya.

Menurutnya, peran perempuan bukan hanya sekedar pendamping. Lebih dari itu, perempuan merupakan penggerak keluarga dan masyarakat, perajut mimpi dan cita-cita dari keluarga.

Dia meminta sebagai sesama perempuan yang sejatinya memiliki banyak peran dalam sektor kehidupan, dapat saling menguatkan dan mensupport satu sama lain.

“Menurut saya DWP bisa menjadi rumah untuk menguatkan semangat diri kita. Ibu-ibu saya ingin berkata jujur, peranan saya di DWP ini menstimulasi diri saya untuk banyak belajar, saya menyadari organiasi perempuan merupakan salah satu pilar dari masyarakat yang sangat penting,” katanya. (hen/kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini