30.1 C
Bandar Lampung
Selasa, September 27, 2022
spot_img
BerandaEdukasiBPIP Gandeng AGSI Gelar Persamuhan Pendidik Pancasila

BPIP Gandeng AGSI Gelar Persamuhan Pendidik Pancasila

 15 dilihat

Surabaya, WARTAALAM.COM — Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerjasama dengan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) menggelar kegiatan Persamuhan Pendidik Pancasila, mulai Jumat (29/22) hingga -Senin (2/12) mendatang di Hotel Shangri La, Surabaya.

Kegiatan tersebut akan diikuti tidak kurang dari 500 guru dari 34 Provinsi di Indonesia, yang kebanyakan merupakan guru sejarah SMA sederajat. Selama empat hari, mereka akan mendapatkan materi terkait Pancasila dari beberapa narasumber. Diantaranya Plt Kepala BPIP Prof Hariyono, Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma, Mendikbud, Kepala Bappenas, sejarahwan JJ Rizal, budayawan Sujiwo Tejo dan yang lainnya.

Direktur Pembudayaan BPIP Irene Camelyn Sinaga mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya BPIP agar Pancasila membudaya kembali utamanya pada peserta didik atau siswa di sekolah. “Karenanya yang kita undang para guru dari 34 Provinsi, harapannya mereka bisa menjadi agen untuk mengimbaskan ideologisasi Pancasila kepada seluruh rekan guru di daerah dan juga kepada para siswa nantinya” jelas Irene.

Sementara itu Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma mengatakan bahwa kegiatan Persamuhan Pendidik Pancasila ini memang berbasis sejarah, karena menurutnya pendekatan sejarah paling tepat untuk membudayakan Pancasila. “Tanpa diajarkan mengenai sejarah Pancasila kepada siswa, maka Pancasila seakan-akan muncul di ruang kosong begitu saja di area keindonesiaan. Padahal perjalanan menjadi Pancasila sangat panjang, dan itu harus diketahui oleh siswa runutan sejarahnya. Kita ingin membudayakan Pancasila secara utuh mulai dari past, present dan feature. Bagaimana sejarah Pancasila berawal, menghadapi era saat ini sekaligus mengujinya di era masa datang. Semua itu harus utuh” jelas Sumardiansyah. Ia juga menambahkan pada hakikatnya Pancasila berakar dan lahir dari sejarah, maka menggunakan pendekatan sejarah dalam mengkontekstualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila yang terkandung melalui peristiwa masa lalu dan keteladanan para pendiri bangsa adalah sebuah keniscayaan bagi seorang Pendidik Pancasila. (ES)

Berita Terkait

KPK RI Kampanyekan Anti Korupsi Sejak Dini di Lamsel

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI...

Tapis Kapal Harumkan Kabupaten Lampung Selatan di Kancah Nasional

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Produk kerajinan Tapis Kapal hasil Industri...

Nations League ; Prancis, Belgia, dan Turki tumbang

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Prancis tumbang di tangan tuan rumah...

Sekda Pringsewu Buka Bimtek Aplikasi SPSE Versi 4.5

PRINGSEWU, WARTAALAM.COM - Sekira seratus peserta terdiri PPK, Pokja...
spot_img
Semua Negara
620,794,172
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on September 27, 2022 10:33 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini