22.5 C
Bandar Lampung
Rabu, Februari 1, 2023
spot_img
BerandaEdukasiBPIP Gandeng AGSI Gelar Persamuhan Pendidik Pancasila

BPIP Gandeng AGSI Gelar Persamuhan Pendidik Pancasila

 77 dilihat

Surabaya, WARTAALAM.COM — Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerjasama dengan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) menggelar kegiatan Persamuhan Pendidik Pancasila, mulai Jumat (29/22) hingga -Senin (2/12) mendatang di Hotel Shangri La, Surabaya.

Kegiatan tersebut akan diikuti tidak kurang dari 500 guru dari 34 Provinsi di Indonesia, yang kebanyakan merupakan guru sejarah SMA sederajat. Selama empat hari, mereka akan mendapatkan materi terkait Pancasila dari beberapa narasumber. Diantaranya Plt Kepala BPIP Prof Hariyono, Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma, Mendikbud, Kepala Bappenas, sejarahwan JJ Rizal, budayawan Sujiwo Tejo dan yang lainnya.

Direktur Pembudayaan BPIP Irene Camelyn Sinaga mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya BPIP agar Pancasila membudaya kembali utamanya pada peserta didik atau siswa di sekolah. “Karenanya yang kita undang para guru dari 34 Provinsi, harapannya mereka bisa menjadi agen untuk mengimbaskan ideologisasi Pancasila kepada seluruh rekan guru di daerah dan juga kepada para siswa nantinya” jelas Irene.

Sementara itu Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma mengatakan bahwa kegiatan Persamuhan Pendidik Pancasila ini memang berbasis sejarah, karena menurutnya pendekatan sejarah paling tepat untuk membudayakan Pancasila. “Tanpa diajarkan mengenai sejarah Pancasila kepada siswa, maka Pancasila seakan-akan muncul di ruang kosong begitu saja di area keindonesiaan. Padahal perjalanan menjadi Pancasila sangat panjang, dan itu harus diketahui oleh siswa runutan sejarahnya. Kita ingin membudayakan Pancasila secara utuh mulai dari past, present dan feature. Bagaimana sejarah Pancasila berawal, menghadapi era saat ini sekaligus mengujinya di era masa datang. Semua itu harus utuh” jelas Sumardiansyah. Ia juga menambahkan pada hakikatnya Pancasila berakar dan lahir dari sejarah, maka menggunakan pendekatan sejarah dalam mengkontekstualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila yang terkandung melalui peristiwa masa lalu dan keteladanan para pendiri bangsa adalah sebuah keniscayaan bagi seorang Pendidik Pancasila. (ES)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Otto Menjelaskan Soal Wadah Tunggal ke Advokat Baru Peradi

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Ketum...

Gempa M6,3 di Gorontalo Akibat Deformasi Batuan Lempeng Sangihe

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)...

Fajar/Rian Juarai BWF Super 1000 di Malaysia Open 2023

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto...

Al-Attiyah Juarai Reli Dakar Kali Kelima

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Pebalap Qatar Nasser Al-Attiyah, Minggu (15/1/2023)...
spot_img
Semua Negara
675,135,595
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on January 31, 2023 10:36 pm

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini