29.2 C
Bandar Lampung
Senin, November 28, 2022
spot_img
BerandaEkonomiKemenperin Proaktif Perluas Pasar IKM Perhiasan

Kemenperin Proaktif Perluas Pasar IKM Perhiasan

 33 dilihat

Jakarta, WARTAALAM.COM – Kementerian Perindustrian proaktif memfasilitasi industri kecil dan menengah (IKM) perhiasan untuk memperluas akses pasar baik di kancah domestik maupun global.

Langkah strategis yang kerap  dilalukan yakni mengajak para pelaku IKM perhiasan ikut serta dalam ajang pameran berskala nasional atau internasional.

“Kami mendorong pertumbuhan IKM perhiasan di Indonesia dalam rangka mendukung target pemerintah untuk menggenjot nilai ekspor nasional, khususnya di sektor industri pengolahan nonmigas,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawanigsih lewat keterangannya di Jakarta, Minggu.

Dirjen IKMA turut meresmikan pembukaan Surabaya International Jewellery Fair 2019 beberapa waktu lalu. Pameran ini  hasil kerja sama antara Asosiasi Perhiasan Emas dan Permata Indonesia (APEPI) dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Provinsi Jawa Timur.

“Kami mengapresiasi kegiatan tersebut, karena sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh pelaku IKM perhiasan dalam negeri untuk menjaring buyer-buyer potensial dari luar negeri yang tentunya cukup banyak yang hadir,” tuturnya.

Pada pameran yang berlangsung hingga 20 Oktober 2019 di Grand Ballroom Shangri La Hotel, Surabaya, Jawa Timur ini, Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin memfasilitasi 30 pelaku IKM yang menampilkan berbagai perhiasan dan aksesoris dengan kualitas unggulan produk terbaiknya, seperti perak, emas, berlian, mutiara dan permata serta batu-batuan.

Gati memaparkan, industri perhiasan pada hakekatnya merupakan salah satu pendukung industri fesyen yang merupakan salah satu subsektor dari 16 sektor industri kreatif.

“Industri perhiasan Indonesia memiliki peluang pasar yang besar dengan didukung oleh kreativitas para pengrajinnya yang mampu menghasilkan berbagai produk perhiasan sesuai tren pasar saat ini,” ujarnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, pada 2018, nilai ekspor perhiasan mencapai 2,05 miliar dolar AS.

Sementara itu, pada Januari-Agustus 2019 telah menembus hingga 1,47 miliar dolar AS, naik dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 1,3 miliar dolar AS.

Negara tujuan ekspor produk perhiasan nasional masih didominasi oleh Singapura, Swiss, Hongkong, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Italia yang mencapai 97 persen dari total ekspor.

“Selanjutnya di Jawa Timur sendiri saat ini ada lebih dari 26 pengusaha besar skala menengah, dan 1.854 pengusaha kecil di sektor perhiasan. Ini pengembangannya sangat luar biasa, karena bahan baku dan proses industrinya ada disini,” imbuhnya

Dalam meningkatkan daya saing IKM perhiasan, Kemenperin telah melakukan beberapa upaya, di antaranya dalah pelatihan dan pendampingan tenaga ahli desainer, serta bantuan mesin dan peralatan khususnya di Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang dapat dimanfaatkan oleh IKM di sentra.

Selanjutnya, promosi dan pemasaran melalui pameran dalam dan luar negeri, peningkatan keterampilan SDM melalui pendidikan dan pelatihan produksi, serta perbaikan iklim usaha terkait dengan regulasi di bidang fiskal untuk kemudahan impor bahan baku.

“Harapannya tentu upaya tersebut dapat memberikan dampak positif, baik bagi pelaku industri perhiasan maupun masyarakat secara umum, melalui pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas,” kata Gati. (ant)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Kapal Meriam China Masuki Perairan Jepang

TOKYO, WARTAALAM.COM - Sebuah kapal penjaga pantai China dilengkapi...

Bulog Lampung akan Operasi Pasar Stabilkan Harga Akhir Tahun

BANDAR LAMPUNG, WARTAAM.COM - Perum Bulog Divisi Regional Lampung...

Pringsewu Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Nasional 2022

PRINGSEWU, WARTAALAM.COM - Kabupaten Pringsewu meraih juara umum Lomba...

Bappenas Apresiasi Inovasi Kabupaten Lampung Selatan dalam Pengentasan Stunting

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Inovasi Kabupaten Lampung Selatan melalui program...
spot_img
Semua Negara
646,262,679
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on November 28, 2022 9:41 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini