Pemukim Yahudi Serang Petani Palestina

0
314

Nablus, Palestina, WARTAALAM.COM — Sejumlah pemukim Yahudi pada Minggu (29/9) menyerang petani Palestina, saat mereka bekerja di lahan mereka sendiri di dekat Desa Deir Sharaf, di sebelah barat Kota Nablus di tepi Sungai Yordan.

Aktivis anti-pemukiman Ghassan Daghlas, yang memantau kegiatan permukiman di daerah tersebut, mengatakan kepada Kantor berita Palestina, WAFA, pada Senin (30/9), sekelompok pemukim Yahudi mengejar petani Palestina saat mereka sedang bekerja di lahan mereka dalam persiapan untuk panen tahunan zaitun.

Pemukim Yahudi tersebut berusaha memaksa petani Palestina meninggalkan lahan mereka.

Daghlas mengatakan satu lagi kelompok pemukim Yahudi belakangan menerobos lahan pertanian itu dan mencuri banyak buah zaitun yang belum matang sebelum mereka pergi.

Kekerasan oleh pemukim Yahudi terhadap warga Palestina dan harta mereka adalah peristiwa rutin di Tepi Barat, yang diduduki, dan pelakunya jarang dihukum oleh penguasa Israel.

Kekerasan tersebut antara lain meliputi pembakaran masjid dan harta orang Palestina, pelemparan batu, pencabutan tanaman dan pohon zaitun, serangan terhadap rumah yang rentang.

Lebih dari 600.000 orang Yahudi tinggal di permukiman khusus Yahudi di seluruh Yerusalem Timur dan Tepi Barat, sebuah tindakan yang melanggar hukum internasional.

Para pemukim Israel secara teratur menyerang para petani Palestina di tanah mereka di Tepi Barat, mencuri tanaman mereka dan menghancurkan pohon-pohonnya.

Namun, mereka hampir tidak pernah dituntut oleh pihak berwenang Israel. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini