Shopping cart

Subtotal $0.00

View cartCheckout

No Widget Added

Please add some widget in Offcanvs Sidebar

  • Home
  • Utama
  • Arab Saudi Menjadi Sasaran Balas Dendam Iran, Bagaimana Keselamatan Jamaah Umrah?
Utama

Arab Saudi Menjadi Sasaran Balas Dendam Iran, Bagaimana Keselamatan Jamaah Umrah?

Email :1

Wartaalam.com–Situasi keamanan memanas di kawasan Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran terhadap Warga Negara Indonesia (WNI), terlebih kabar terbaru dilaporkan Arab Saudi dan sejumlah negara yang memiliki pangkalan Amerika Serikat (AS) kena serang Iran sebagai respon serangan yang dilancarkan Israel didukung AS.

Selain itu, perang mulai berdampak pada operasional penerbangan internasional, termasuk rute dari dan menuju Arab Saudi. Sejumlah maskapai mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan jalur terbang maupun menunda jadwal keberangkatan demi menjaga keselamatan penerbangan di tengah dinamika regional.

Dampak tersebut turut memengaruhi perjalanan jamaah umrah asal Indonesia, baik yang saat ini masih berada di Arab Saudi maupun yang bersiap berangkat dari Tanah Air.

Perubahan jadwal penerbangan membuat sebagian agenda keberangkatan dan kepulangan harus disesuaikan.

Data dari Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat sekira 58.873 jamaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi. Pemerintah memastikan kondisi mereka terus dipantau melalui koordinasi intensif dengan perwakilan RI serta otoritas setempat.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Puji Raharjo, menegaskan pemerintah memantau perkembangan situasi secara berkelanjutan.

“Kami mengimbau kepada seluruh jamaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini,” ujar Puji Raharjo dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu 28 Februari 2026.

Ia mengatakan, seluruh PPIU diminta untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, serta KBRI Riyadh agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons secara cepat dan tepat.

“Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Pemerintah, katanya, berkomitmen memberikan perlindungan optimal kepada para jamaah. Setiap penyesuaian kebijakan akan mempertimbangkan faktor keselamatan, keamanan, serta kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah.

Selain itu, Kemenhaj juga meminta keluarga jamaah di Indonesia untuk tetap tenang apabila kerabatnya sedang berada di Arab Saudi.

Pemerintah melalui Kemenhaj, perwakilan Republik Indonesia, serta otoritas terkait terus berkoordinasi secara intensif guna memastikan para jamaah dalam kondisi aman dan tetap memperoleh layanan yang semestinya.

Masyarakat diimbau tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. Untuk mendapatkan kabar terbaru, jamaah maupun keluarga diminta menjaga komunikasi melalui PPIU masing-masing agar setiap informasi yang diterima berasal dari saluran resmi dan dapat dipertanggungjawabkan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post