Mobil Tertempler KA, Satu Kritis dan Satu Penumpang Selamat
Lampung Selatan, wartaalam.com–Untuk kali kesekian, mobil tertempler Kereta Api (KA), di perlintasan Dusun Serbajadi II, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Kali ini korbannya, dua warga Batanghari, Lampung Timur yang mengendarai mobil Agya merah Nopol BE 1353 ANX, sekira pukul 19.00 WIB, Sabtu (25/7/2026).
Menurut saksi mata, peristiwa tersebut bermula saat mobil berpenumpang dua orang, pria (pengemudi) danu perempuan hendak melintasi rel kereta, tiba-tiba muncul kereta penumpang dari arah Palembang (Sumatera Selatan) menuju Stasiun Tanjung Karang.
Kedua orang yang berada dalam mobil sempat keluar bahkan seorang wanita dalam posisi aman namun pengemudi masih berada dekat kendaraannya dan langsung terlempar terkena hantaman badan mobil hingga terpental beberapa meter.
“Sebetulnya, mereka berdua sudah keluar dari mobil. Namun karena posisi sopir masih dekat bagian depan kendaraan, dia tidak bisa menghindar,” kata beberapa saksi mata.
Mobil tersebut dari arah By Pass Soekarno Hatta. Kedua korban hendak mengunjungi saudaranya yang berada sekitar perlintasan KA.
Korban kritis kini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Bandar Lampung, sementara seorang wanita yang selamat dalam kondisi shok berat dan belum bisa dimintai keterangan, baik nama maupun alamat tempat tinggalnya.
Akibat hantaman kereta, mobil terpental sekira 15 meter dari perlintasan dan menghantam tembok pagar rumah serta mobil warga setempat.
Peristiwa itu langsung ditangani polisi dari Polsek Natar. Peristiwa serupa sudah kerap terjadi di lokasi itu.
Perlintasan tersebut sudah memiliki palang pintu, dengan petugas khusus, yakni pagi hingga sore dilakukan petugas dari Yayasan Nurul Huda, sedangkan malam hari dari PT KAI.
Saat kejadian itu, petugas PT KAI sudah memberikan isyarat dengan menutup palang perlintasan dan memerintahkan sopir memundurkan mobil, namun roda depan kendaraan sudah di atas perlintasan bahkan kondisi mesin mobil sudah mati.
(Amar)