Depresi Sakit Tidak Kunjung Sembuh, Pensiunan PNS di Pringsewu Nekat Mengakhiri Hidup

0
125

PRINGSEWU, WARTAALAM.COM – Warga Pekon (desa) Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, digegerkan penemuan sesosok mayat pria yang tewas l gantung diri di sebuah gubuk kosong.

Korban diketahui SO (61), pensiunan PNS, warga Dusun Patoman II, Pekon Patoman.

Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh, saat dikonfirmasi awak media membenarkan afanya peristiwa gantung diri tersebut.

Menurut dia, peritiwa itu kali pertama diketahui pasangan suami istri yang tinggal tidak jauh dari TKP, sekira pukul 16.10 WIB..

Saat itu, saksi melihat korban seperti sedang berdiri di depan gubug yang tidak berpenghuni.

Lantaran curiga korban terlihat tidak bergerak-bergerak, saksi memberitahukan suaminya yang kemudian mengecek ke lokasi tersebut.

Setelah mendekat, saksi terperanjat karena melihat korban dalam posisi gantung diri dengan menggunakan seutas tali tambang warna orange yang diikatkan di balok gubug.

“Mengetahui kejadian itu, saksi lantas berlari memberitahu warga sekitar dan kemudian meneruskan kepada pihak kepolisian,” kata Hasbulloh, Sabtu (7/10/2023) malam.

Mendapat laporan warga, kata dia, pihaknya langsung mendatangi TKP dan melakukan proses olah tempat kejadian perkara dan serangkaian proses penyelidikan lain.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka setelah menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan jenazah bersama tim media dari Puskesmas Pagelaran.

Menurut dia, hasil pemeriksaan pada tubuh korban hanya ditemukan luka bekas jeratan di leher dan lebam alami di punggung diduga akibat efek penyakit jantung.

“Di tubuh korban juga ditemukan ciri khas bunuh diri,” katanya.

Atas temuan tersebut, kapolsek menyatakan penyebab meninggalnya korban murni karena bunuh diri.

Dia menduga motif korban nekat gantung diri karena depresi sakit jantung yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Hal itu dikuatkan keterangan keluarga korban yang menyatakan, beberapa jam sebelum ditemukan korban terlihat mengalami muntah- muntah diduga akibat sakit yang dideritanya kambuh.

Korban diketahui sudah beberapa tahun ini menderita sakit jantung dan belum sembuh meskipun sudah menjalani operasi pemasangan ring.

“Sebab pastinya masih terus kami selidiki namun dugaan awal karena depresi sakit jantung menahun yang deritanya tak kunjung sembuh,” katanya.

Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman, pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut serta tidak bersedia untuk dilakukan otopsi. (pon)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini