Pemkab Pringsewu Gelar Bimtek Sosialisasi dan Simulasi Pemilihan Kapekon e-Voting

0
71

PRINGSEWU – WARTAALAM.COM – Sebagai persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Pekon Serentak secara e-Voting, Pemkab Pringsewu (Lampung) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon mengadakan bimtek sosialisasi serta simulasi.

Wakil Bupati setempat Fauzi membuka kegiatan yang digelar di Aula Paris, Rabu (20/4/22) dan diikuti 110 peserta, terdiri dari 10 orang tim teknis inti dan 100 orang tim teknis lapangan, dengan narasumber dari tim teknis e-Voting Smart Village Provinsi Lampung dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pringsewu.

Fauzi mengatakan, pemilihan kepala pekon secara e-Voting yang sesuai jadwal digelar 18 Mei 2022 mendatang dapat terlaksana dengan baik, dibutuhkan semangat dan kekompakan.

Ini merupakan system, dimana system itu akan kalah dengan sinten. Dengan kata lain, system akan dapat berjalan baik tergantung siapa yang mengolah dan mengatur, katanya.

Menurut dia pada acara yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Purhadi, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pringsewu Iskandar Muda beserta sejumlah kepala perangkat daerah dan camat se-kabupaten itu, pemilihan kepala pekon secara e-Voting merupakan kegiatan yang sangat berani dan mempertaruhkan nama Pringsewu.

Pemilihan kepala pekon secara e-Voting yang baru kali pertama dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu dan bahkan mungkin di Indonesia, satu sisi sangat bagus, dan jika berhasil tentunya akan melejitkan nama Kabupaten Pringsewu, akan tetapi di sisi lain, kalau ternyata pelaksanaannya tidak bagus bisa menjadi cemoohan. Oleh karena itu, kuncinya adalah pada simulasi, katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pringsewu Tri Haryono mengatakan maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan para tim teknis inti dan tim teknis lapangan dalam pelaksanaan pemilihan kepala pekon secara e-Voting, khususnya dalam penyiapan perangkat e-Voting, mekanisme kerja perangkat serta mengantisipasi permasalahan yang menyangkut gangguan teknis di lapangan. (ade)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini