Wabub Pringsewu Menutup Diklatsar PMR SMA N 1 Sukoharjo

0
87

PRINGSEWU – WARTAALAM.COM – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pringsewu, Lampung, Fauzi menutup dan melantik peserta Pendidikan Dasar Palang Merah Remaja (PMR) SMA N 1 Sukoharjo, di Lapangan Sekolah setempat, Minggu (16/1/2022).

Ketua PMI dan Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi mengatakan, selaku ketua PMI Kabupaten Pringsewu dirinya bangga dan berterimakasih atas semangat para pelatih dan para senior, serta adik-adik yang mengikuti pendidikan PMR di SMA N 1 Sukoharjo.

Telah banyak kegiatan yang dilakukan PMR dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsinya serta sinergitas guna membangun Kabupaten Pringsewu, katanya.

Perlu diketahui prinsip dasar PMI, tolong menolong dalam hal kemanusiaa karena menolong orang lain maka dampaknya orang lain pasti akan menolong .

Fauzi mengingatkan, pelantikan itu bukan akhir tugas melainkan t
merupakan awal mengemban amanat kemanusiaan.

“Saya berharap pegang teguh janji selama menjadi anggota PMR SMA Negeri 1 Sukoharjo,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua PMI Kabupaten Pringsewu yang juga Wakil Bupati Fauzi mengajak anggota PMR setempat donor darah agar menolong sesama.

Bagi yang melakukan donor darah pasti fisiknya lebih bagus dan sehat, kata Fauzi.

Kepala SMAN 1 Sukoharjo, Jahara Siregar mengatakan, Diklatsar PMR selama dua hari membekali
para siswa di sekolah itu yang ikut kegiatan ekstra kulikuler dengan ilmu-ilmu kepalangmerahan.

Pertolongan pertama pada kecelakaan, serta ilmu kepemimpinan dan materi lain yang menunjang peserta pelatihan guna mempersiapkan diri sebagai anggota PMR di bawah naungan PMI, ujar Jahara Siregar.

Di sela-sela kegiatan sebelum pengukuhan, beberapa siswa yang mengikuti Diklatsar PMR, di antaranya, Aprillio Dimas Saputra dan Nur Laela Widianingrum, mengatakan hal yang sama, saat mengikuti Kegiatan PMR merupakan panggilan jiwa membekali diri guna menolong sesama ketika bencana alam atau musibah lainnya.

Asik dan mengesankan, panas dingin maupun menahan emosi serta diberikan keterampilan khusus dalam pendidikan dasar PMR, ujar Aprillio Dimas Saputra. (ade)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini