Truk Jatuh ke Laut di Dermaga Merak

0
374
Proses evakuasi truk yang tercebur ke laut sebelum memasuki KMP Labitra Karina, di Dermaga 5, Pelabuhan Penyeberangan Merak, Rabu (28/12/2022. (Kemenhub)

JAKARTA, WARTAALAM.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengonfirmasi kejadian satu unit truk jatuh ke laut pada saat pemuatan kendaraan di KMP Labitra Karina, di Dermaga 5, Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, Rabu (28/12’2022) pukul 20.05 WIB.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno mengatakan, pada saat pemuatan, truk tersangkut di rampdoor akibat ban serep tersangkut.

Truk yang bermuatan semen tersebut diduga Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

“Saat pengambilan ban serep karena alur cukup kencang mengakibatkan gardan truk patah. Sesudah kejadian usaha evakuasi telah dilakukan dengan menggunakan mobil derek dan menarik dengan truk lain, namun karena truk dalam keadaan terjepit evakuasi tidak berhasil,” kata Hendro dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/12/2022).

Ia mengatakan, pada pukul 22.38 WIB truk tersebut tercebur ke laut. Namun demikian dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

Dirjen Hendro mengatakan, usai kejadian, telah dilakukan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait seperti PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Kepolisian, operator, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten.

Kata dia, kondisi dermaga dan movable bridge saat ini aman. Truk yang mengalami insiden membawa muatan semen, saat ini sedang diselidiki apakah truk tersebut membawa muatan berlebih atau tidak.

“Kami juga sudah meminta pada petugas di lapangan untuk bertindak tegas kepada truk yang akan menyeberang jika terlihat melanggar batas dimensi dan muatan,” ujarnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini