Beri Pembinaan Aparatur Desa di Kecamatan Penengahan Bupati Lamsel Tekankan Azas Persatuan

0
87

Lampung Selatan, wartaalam.com – Hari ketujuh pelaksanaan pembinaaan aparatur desa dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) dilakukan di Sekolah Dasar (SD) N 1 Rawi Kecamatan Penengahan, Rabu (16/2/2022).

Pelaksanaan pembinaan aparatur desa Kecamatan Penengahan dibuka bupati Lampung Selatan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai aturan.

Selain Bupati hadir, Inspektur Kabupaten Anton Carmana, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Erdiyansyah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mulyadi Saleh, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Edy Firnandi, Kepala Dinas Perikanan Dwi Jatmiko, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yansen Mulia, Plt. Kepala Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aryan Sahuriyan dan Camat Penengahan Jaelani.

Saat menyampaikan materi pembinaan, Nanang
mengingatkan setiap aparatur desa harus selalu bersinergi sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) aparatur desa dengan meningkatkan kebersamaan dan gotong-royong untuk membangun desa dengan program-program yang sudah direncanakan ke depan.

“Para aparatur desa harus tagu tupoksinya bagaimana menciptakan roda pemerintahan desa yang aman nyaman dan kondusif kuncinya dengan kebersamaan dan gotongroyong untuk membangun desa kita,” kata dia.

Nanang mengatakan asas pembangunan desa adalah melalui persatuan karena desa yang maju tak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat.

“Asas pembangunan pada dasarnya asas persatuan semangat gotongroyong, kerjasama, bahu-membahu membangun desa agar sesuai tujuan dalam pancasila yakni sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bisa kita capai,” ujarnya.

Bupati mengingatkan setiap warga turut serta berkontribusi dalam pembangungan desa mulai dari tindakan sederhana.

“Ambil peran serta! ambil tindakan! sekalipun itu hal kecil. Bantu para kepala desa, peran BPD terlibat merumuskan, merencanakan, mengeksekusi, dan mengevaluasi segala macam programnya demi pembangunan desa, katanya.

Selain pesan untuk terus berkontribusi dan menjaga semangat gotong royong, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Erdiansyah ikut memberikan materi pembinaan kepada aparatur desa untuk melihat peluang dan potensi yang bisa dimunculkan dari desa.

“Terus terang dana desa kita saat ini terbatas pengalokasian diperuntukkan sekira 40% untuk bantuan langsung tunai desa (BLTD), 20% untuk ketahanan pangan, 8% penangan covid 19, 6% operasional, sisanya sekitar 10-15 % lagi, dengan keterbatasan dana ini bagaimana kita manfaatkan potensi desa khususnya di Kecamatan Penengahan untuk peningkatan ekonomi warga,” katanya.

Mesikpun dengan dana yang relatif terbatas, Erdiansyah optimistis banyak potensi desa di Kecamatan Penengahan yang bisa dikembangkan untuk peningkatan ekonomi warga.

Dengan berkembangnya potensi yang ada di desa bisa memunculkan sumber ekonomi baru bagi desa, lewat desa wisata, lewat peningkatan UMKM sehingga ada perputaran ekonomi di desa tersebut, katanya.

Plt. Kepala Bappeda Aryan Sahuriyan memberikan apresiasi kepada Kecamatan Penengahan atas peningkatan terhadap pembangunan dan pelaksanaan pemerintahan pada 2022.

“Alhamdulilah pembangunan dan pelaksanaan pemerintahan di Kecamatan Penengahan tahun 2022 ini di beberapa kecamatan lain turun tetapi Kecamatan Penengahan meningkat,” katanya.

Aryan mengatakan Penengahan merupakan kecamatan interland dari ibukota kabupaten yakni Kota Kalianda sehingga menjadi kekuatan untuk bisa ikut maju.

Penengahan, kecamatan interland dekat dengan ibukota kabupaten yakni Kalianda. Jadi jika Kalianda maju, harusnya penengahan juga maju, katanya. (rif/hen)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini