23.4 C
Bandar Lampung
Senin, September 26, 2022
spot_img
BerandaDaerahRegangan Tektonik Selat Sunda Dapat Tingkatkan Potensi Letusan Gunung...

Regangan Tektonik Selat Sunda Dapat Tingkatkan Potensi Letusan Gunung Anak Krakatau

 13 dilihat

JAKARTA – WARTAALAM.COM – Pakar kegempaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Irwan Meilano mengatakan wilayah Selat Sunda mengalami regangan (ekstensi) yang tinggi yang dapat meningkatkan potensi letusan (erupsi) Gunung Anak Krakatau (GAK).

Regangan tektonik yang tinggi ini mempercepat intrusi magmatis dan meningkatkan potensi letusan Gunung Anak Krakatau, kata Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB dalam webinar yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Data citra satelit yang diambil pada 2018 menunjukkan Gunung Anak Krakatau terus mengalami inflasi (penaikan permukaan tanah) hingga saat ini.

Dalam webinar memahami seismik celah (gap) megathrust di selatan Banten/Selat Sunda itu, Irwan mengatakan survei yang dilakukan sejak 2006-2012 menunjukkan adanya regangan di Selat Sunda dan survei selanjutnya yaitu pada 2012-2019 memperlihatkan regangan semakin besar.

Regangan tersebut menyebabkan jarak antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa semakin jauh dan kemungkinan adanya implikasi terhadap aktivitas tektonik terkait sesar dan vulkanik di Selat Sunda.

Implikasi dari regangan tektonik, dari pemodelan yang dilakukan, dengan menghitung besar konvergensi yang berdasarkan survei terjadi hanya pada lokasi yang paling dangkal dan sangat dekat dengan Selat Sunda.

Artinya begitu dekat dengan Selat Sunda kemungkinan gempa terjadi adalah gempa-tsunami, katanya.

Dari hasil pemodelan, ada rekatan tektonik (coupling) pada bidang kontak antar lempeng yang sangat dekat dengan Selat Sunda.

Sumber gempa besar (megathrust) di Selat Sunda berada pada bagian yang paling dangkal sehingga berpotensi menghasilkan gempa dan tsunami.

Survei juga menunjukkan masuknya sesar Sumatera ke Selat Sunda yang dapat berimplikasi jika terjadi gempa bisa berpotensi tsunami.

Maka gempa magnitudo 6,6 di Pandeglang Banten, Jumat (14/1), menjadi peringatan (alarm) untuk peningkatan kewaspadaan, kesiapsiagaan dan mitigasi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. (*)

Berita Terkait

Ribuan Pesepeda Ikuti Gowes Bareng di Lamsel

LAMPUNG SELATAN - WARTAALAM.COM , Ribuan pesepeda dari berbagai...

Dinas Kominfo Lamsel Gelar Perpisahan Sekretaris dan Dua PNS

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

Sekda Lamsel Hadiri Roadsow Bus KPK di Kota Bandarlampung

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan...

Kesbangpol Pringsewu Gelar Road Show Kebangsaan

PRINGSEWU, WARTAALAM.COM - Badan Kesatuan Bangsa dan politik Kabupaten...
spot_img
Semua Negara
620,215,183
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on September 25, 2022 8:51 pm

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini