Gubernur Lampung Minta Pesantren Ikut Cegah Paham Radikalisme

0
100

BANDAR LAMPUNG – WARTAALAM.COM – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, meminta para pengelola atau pengasuh madrasah maupun pondok pesantren untuk ikut menangkal paham radikalisme dan terorisme.

Lampung diduga sasaran empuk para teroris dalam penyebaran pahamnya, kata Arinal saat menerima audensi pengurus Perkumpulan Guru Nasional Indonesia (PGMNI) Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin (8/11/2021).

Ia mengatakan, masyarakat dengan ketidakstabilan emosi kerap dimanfaatkan untuk dimasukkan ideologi radikalisme sehingga pemahaman sejak dini tentang bahaya radikalisme perlu ditanamkan.

Menurut dia, pemahaman itu pertama kali dari lingkungan keluarga dan kemudian lingkungan pendidikan, yaitu sekolah, dan sosialisasi langsung di tengah masyarakat.

Pada sisi lain, katanya, saat ini semakin banyak orangtua yang menyekolahkan anaknya ke madrasah yang kurikulumnya lengkap, ada pendidikan umum dan agama, tahfidz Quran, beasiswa ke luar negeri, dan lainnya.

Arinal mengatakan, secara formal pengelolaan madrasah itu tanggung jawab Kementerian Agama sehingga pemerintah daerah dan gubernur tidak bisa ikut campur tangan dalam pengelolaan madrasah.

Ketua Umum PGMNI Lampung, Nazein Rosyadi, menyampaikan, ada kendala dalam menyukseskan proses belajar-mengajar di madrasah, mulai dari fasilitas kelas, sarana prasarana bahkan infrastruktur.

Mereka ingin gubenur ikut memperhatikan guru madrasah juga punya tugas mencerdaskan anak-anak di Lampung, karena dia merasa masih kurang perhatian dari pemerintah. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini