24.2 C
Bandar Lampung
Selasa, Oktober 4, 2022
spot_img
BerandaDaerahBKSDA Jambi Evakuasi 11 Buaya Tidak Terurus

BKSDA Jambi Evakuasi 11 Buaya Tidak Terurus

 8 dilihat

JAMBI – WARTAALAM.COM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi sudah mengevakuasi 11 buaya muara (crocodylus porosus) dari penangkaran yang tidak terurus di Kabupaten Muarojambi dengan bantuan dari aparat TNI, Polri, dan pemerintah daerah serta warga.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Jambi Didik Bangkit Kurniawan di Jambi, Rabu (29/9/2021), mengatakan evakuasi 11 buaya muara itu dilakukan sekira empat hari dari 24 sampai 27 September 2021.

BKSDA mengevakuasi buaya dari tempat penangkaran yang ada di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi karena tempat penangkaran sudah tidak terurus sehingga buaya yang berada di sana sering lepas dan membahayakan warga sekitar.

Menurut Didik, buaya muara yang dievakuasi dari tempat penangkaran di Muarojambi untuk sementara ditempatkan di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.

“Karena di sana memang ada tempat kolam ikan yang sudah dibeton keliling. Buaya itu kami tempatkan sementara di situ,” katanya.

Dia mengatakan, buaya-buaya itu bisa dibawa ke tempat penangkaran yang bisa digunakan atau diliarkan ke habitat aslinya.

“Untuk tempat pelepasliaran butuh kami survei terlebih dahulu, ada beberapa tempat yang memang menjadi tempat pelepasliaran buaya muara,” katanya.

Menurut dia, masih ada 15 buaya muara yang harus dievakuasi dari tempat penangkaran di Sungai Gelam, Muarojambi.

Upaya mengevakuasi buaya dari tempat penangkaran yang sudah tidak terurus itu sementara dihentikan karena petugas kesulitan memasang perangkap untuk menjaring buaya yang berkumpul di tengah kolam.

“Kemarin posisi buaya semuanya berada di tengah dan hal ini dikarenakan mungkin selama empat hari kami melakukan evakuasi terhadap buaya mereka takut, mungkin jadi buaya ngumpul di tengah,” kata Didik.

Kolam begitu luas, ketika buaya posisinya di tengah itu menyulitkan petugas dalam proses menjaring ataupun proses memasang perangkap, katanya.

Dia mengimbau warga yang berada di kebun IX, Kecamatan Sungai Gelam, untuk sementara tidak beraktivitas di kawasan sungai guna menghindari ancaman dari buaya yang lepas dari tempat penangkaran.

Petugas juga akan terus melakukan penyisiran di lokasi sekitar sungai pasca nanti evakuasi buaya dari penangkaran tersebut, kata Didik. (*)

Berita Terkait

Studi: Minum Teh Setiap Hari Kurangi Risiko Diabetes

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Minum satu hingga tiga cangkir setiap...

Lampung Bangun Rumah Kurasi Produk untuk Pertahankan Standar Kopi

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)...

Kopi Lampung Begawi 2022 Bangkitkan Inovasi Kopi Lampung

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM - Provinsi Lampung identik dengan kopi...

Soal Siltap Lampung Timur, AAPD Masuk KPK

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM - Merasa dilecehkan, Aliansi Aparatur Pemerintahan...
spot_img
Semua Negara
623,891,250
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on October 4, 2022 2:10 pm

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini