29.2 C
Bandar Lampung
Senin, November 28, 2022
spot_img
BerandaDaerahOknum Kades Ditengarai Cabuli Staf Kantor Desa

Oknum Kades Ditengarai Cabuli Staf Kantor Desa

 33 dilihat

LAMPUNG SELATAN – WARTAALAM.COM – Miris, wanita yang bekerja sebagai staf di kantor desa, dipaksa memuaskan nafsu shawat oknum kepala desa setempat.

Perbuatan tidak layak itu, diduga dilakukan oknum kepala desa berulang kali, di kantor desa, mobil ambulans juga di ruang kerja kepala desa.

“Saya dipaksa untuk melayani nafsu shawat pak kades, tubuh saya tidak bisa berontak lantaran, terlalu kuat tenaga yang mencekeram tubuh saya. Perbuatan itu pun sampai terulang-ulang dilakukan pak kades,” kata korban yang berusia dua puluh tahun.

Tidak hanya dipaksa memuaskan nafsu, perbuatan tak senonoh itu pun direkam kepala desa, guna mengancam korban agar menghapus obrolan chat di WhatsApp.

“Pak kades, dengan sengaja merekam dengan hendpone adegan tak senonoh, kemudian video tersebut ditunjukan kepada saya. Dan dia mengancam, meminta saya untuk menghapus obrolan WhatsApp. Jika saya hapus obrolan itu, dia juga akan menghapus video tersebut.” kata korban.

Keluarga korban tidak mengetahui perbuatan keji kepala desa yang dilakukan terhadap anak gadisnya.

Aksi bejat itu diketahui, usai korban berhenti bekerja sebagai staf di desa.

“Anak saya berhenti kerja di desa bukan lantaran pekerjaan. Tapi masalah pribadi antara korban dan kepala desa. Karena korban murung dan enggan keluar dari kamarnya, hal itu membuat pertanyaan keluarga, di situlah kami kaget atas prilaku bejat kades terhadap anak gadis kami,” katanya.

Korban mulai dilirik kepala desa semenjak masih SMA. Pada momen lomba membaca UUD di sekolah, di antara juri kepala desa setempat.

“Kenal pak kades itu berawal dari lomba di sekolah dan kebetulan saya juara satu. Setelah lulus sekolah saya ditawarkan untuk bekerja di kantor desa karena tujuannya bekerja, tawaran itu pun saya ambil. Jika tahu akan seperti ini, lebih baik tidak bekerja,” tuturnya.

Sementara, Kepala Desa Rawasselapan. Lampung Selatan Bagus Adi Pamungkas saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, berita perbuatan mesum bersama staf desa setempat tersebut tidak benar.

“Itu hanya isu dan perbuatan orang yang tidak suka dengan saya, biasa lawan politik. Bisa ditanyakan langsung kepada BPD jika saya berbuat seperti itu. Dan sudah pasti ada laporan ke pihak berwajib,” katanya. (aga)

spot_imgspot_img

Berita Terkait

Sidokkes Polres Lampung Selatan Vaksin Covid-19 Rutan Way Huwi

LAMPUNG SELATAN, WARTAALAM.COM - Sidokkes Polres Lampung Selatan melaksanakan...

Soal DD Braja Sakti Puluhan Warga Ngeluruk ke Pemda

LAMPUNG TIMUR, WARTAALAM.COM - Mempertanyakan laporan dugaan korupsi Dana...

Fans Belgia Mengamuk di Brussel, Kendaraan Dibakar

JAKARTA, WARTAALAM.COM - Polisi menggunakan meriam air dan gas...

Badan Karantina Pertanian akan Memacu Peningkatan Ekspor Kakao

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM - Badan Karantina Pertanian akan memacu...
spot_img
Semua Negara
646,272,178
Total kasus terkonfirmasi Kasus Covid
Updated on November 28, 2022 10:41 am

Langganan Berita

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini