Kamis, November 5, 2026

Ikan Lele Ternyata Menyerap Racun dalam Air

IKAN lele menjadi produk pangan favorit yang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Tak heran, di tiap pinggir jalan mudah ditemui tempat makan Pecel Lele.

Di dunia, terdapat lebih dari 2.000 spesies ikan lele, yang ditemukan di setiap benua kecuali Antartika. Selain sebarannya yang melimpah di berbagai belahan bumi, ikan itu juga ternyata memiliki kandungan manfaat yang baik untuk tubuh manusia.

Mengutip Seafood Watch, ikan lele memiliki profil lemak yang sehat. Kandungan lemak jenuhnya rendah (sekitar 1 gram per porsi tergantung jenisnya) sekaligus merupakan sumber asam lemak omega-3 DHA dan EPA yang kaya (hingga 300 miligram per porsi). Artinya, ikan ini juga membantu mendukung kesehatan jantung dan fungsi otak.

Namun, penelitian menunjukkan, dibalik manfaatnya itu, ikan lele (Clarias sp. dan spesies catfish lainnya) mampu mengakumulasi berbagai polutan seperti logam berat dan polutan organik persisten melalui penyerapan air, bahan makanan yang terkontaminasi, dan limbah industri, yang kemudian dapat terakumulasi di jaringan ikan tersebut.

Ikan lele tercatat bisa mengakumulasi polutan seperti PCB, pestisida, dan logam berat (merkuri, timbal, kadmium) dari air dan sedimen yang terkontaminasi, menurut riset yang dipublikasikan di Environmental Research.

Ikan lele liar dari sungai yang tercemar memiliki risiko lebih tinggi daripada ikan lele dari perairan yang lebih bersih.

Studi di Sungai Paraopeba (Brasil) melaporkan, logam berat seperti Hg, Cd, Cr, Pb, dan Zn terakumulasi dalam jaringan ikan lele. Kandungan logam berat sering kali lebih tinggi di organ internal, yang menunjukkan potensi risiko bagi kesehatan jika dimakan secara terus-menerus.

Supaya tidak waswas saat mengonsumsi ikan lele, pilihlah ikan yang dibudidayakan dalam kolam bersih dan terawasi. Sebab, risiko kesehatan pada lele umumnya berasal dari paparan polutan lingkungan, bukan dari ikannya sendiri, dari CNBC Indonesia. (***)

Hot this week

Mobil Tertempler KA, Satu Kritis dan Satu Penumpang Selamat

Lampung Selatan, wartaalam.com--Untuk kali kesekian, mobil tertempler Kereta Api...

Setelah 25 Jam Erupsi Berakhir, Kini Gunung Anak Krakatau Berganti Letusan Strombolian

Bandar Lampung,wartaalam.com--Erupsi terus-menerus Gunung Anak Krakatau yang berada di...

Siaran Pers Imbas Sebaran Abu Vulknaik Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup Sementara, BMKG Minta Waspada dan Tenang

Jakarta, wartaalam.com--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperbarui...

Pekon Sukoharjo III dan TB.Enggal Gelar Liga Sawah

PRINGSEWU, wartaalam.com--Kepala Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu,...

Konflik Lahan Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Desa Taman Sari, DPRD Pesawaran akan Bentuk Pansus

PESAWARAN, wartaalam.com-- Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait konflik lahan...

PWI Kabupaten Pringsewu Gelar Rapat Kerja

PRINGSEWU, wartaalam.com--Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu menggelar rapat...

Bupati Pringsewu Berangkatkan Pendistribusian Logistik Pemilihan Kapekon Serentak

PRINGSEWU, wartaalam.com--Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas memberangkatkan pendistribusian logistik Pemilihan...

Kajari Pringsewu Dukung HPN dan Porwanas Tahun 2027 di Lampung

PRINGSEWU, wartaalam.com--Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pringsewu Anggiat A P...

Menteri Pertanian RI Hadiri Pesta Rakyat Petani 2026 di Kabupaten Pringsewu

PRINGSEWU, wartaalam.com--Pesta Rakyat Petani dalam rangka puncak peringatan Hari...

Ribuan Syekhermania dan Umat Muslim Padati Pringsewu Bershalawat

PRINGSEWU, wartaalam.com--Ribuan Syekhermania dari berbagai penjuru Provinsi Lampung memadati...

Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Lampung Selatan Berikan Tiga Tiket Umrah

Lampung Selatan, wartaalam.com--Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momen...

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hari Santri 2026

Pringsewu, wartaalam.com--Upacara peringatan Hari Santri tahun 2026 tingkat Kabupaten...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img