Kamis, November 5, 2026

Pemkab Pringsewu Dorong Percepatan Infrastruktur Penerangan Jalan Berbasis Kemitraan

PRINGSEWU, wartaalam.com–Sebagai langkah strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur penerangan jalan yang modern, efisien, dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung melaksanakan Capacity Building Kerjasama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU) Alat Penerangan Jalan (APJ), di Aula Utama Pemkab setempat, Senin (27/4/2026).

Bupati setempat, Riyanto Pamungkas membuka kegiatan yang dihadiri Perencana Ahli Madya BAPPENAS Astu Gagono Kendarto, Senior Vice President Guidance and Colsultation PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) Persero, Nandang Prihantoro, Wakil Bupati, Umi Laila, Ketua DPRD Suherman serta para ketua Komisi DPRD, jajaran pemerintah daerah, forkopimda dan instansi vertikal lainnya.

Hadir secara daring melalui zoom meeting, Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Narutomo dengan paparan teknis Kepala Bapperida Imam Fatkuroji.

Menurut Riyanto, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap, tetapi merupakan infrastruktur vital yang berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat, kelancaran lalu lintas, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Dia mengatakan, kondisi eksisting APJ di kabupaten tersebut jauh dari ideal, dari total 2.315 lokasi lampu yang terpasang, hanya 0,4% yang memenuhi standar teknis, sementara sebagian besar masih menempel pada tiang listrik PLN dengan sebaran yang belum merata.

“Selain itu, penggunaan lampu hemat energi baru (LEDl mencapai 17,24%, yang berdampak pada tingginya beban listrik daerah hingga sekira Rp 9,2 miliar/tahun. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemkab menargetkan kebutuhan ideal sekira 11.658 lokasi APJ LED yang akan melayani jaringan jalan sepanjang 752,6 km. Namun, keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan utama apabila hanya mengandalkan APBD. Karenanya, kami harus berani berinovasi melalui skema pembiayaan kreatif seperti KPBU,” ujarnya.

Menurut dia, melalui skema KPBU ini, pemkab mendorong kolaborasi dengan badan usaha dalam penyediaan, pembiayaan, hingga pemeliharaan infrastruktur.

Skema ini diharapkan mampu mencapai empat target utama, yaitu percepatan pembangunan, optimalisasi anggaran, peningkatan kualitas layanan berbasis kinerja, serta efisiensi energi melalui penggunaan lampu hemat energi LED.

“Capacity building merupakan momentum penting bagibmemperkuat pemahaman dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam implementasi KPBU di daerah. Saya tekankan, melalui KPBU bukan berarti pemerintah lepas tangan, tetapi sebagai bentuk pembagian peran dan risiko secara proporsional dengan badan usaha,” katanya.

Dia mengajak seluruh perangkat daerah mengubah pola pikir menjadi lebih inovatif dan adaptif terhadap berbagai peluang pembiayaan pembangunan.

Serta meminta kepala perangkat daerah untuk menjadi entrepreneurial leader, yang mampu melihat peluang, jemput bola, dan tidak hanya terpaku pada pola kerja administratif semata.

Sementara itu, Suherman, mengatakan, sebagai lembaga legislatif, DPRD memiliki peranan strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam hal pengawasan, selain mendukung dan memberikan persetujuan.

Namun dirinya tidak bisa serta-merta menyetujui tanpa melalui pembahasan bersama anggota DPRD lainnya.

“Pada dasarnya hal apapun kalau dikaji dan dipaparkan terlebih dahulu tentu akan mudah dipahami dan dimengerti, baik sisi positif maupun negatif. Skema KPBU ini memiliki peluang besar menghadirkan inovasi pembiayaan dan tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga melibatkan peran serta badan usaha, mekanisme regulasi menjadi sangat krusial bagi semua,” ujarnya.

Pihaknya mengingatkan, transparansi harus betul-betul dilaksanakan, terlebih yang berkaitan dengan APBD.

Dia meyakini anggota DPRD akan mendukung program pemerintah daerah jika hal tersebut dilaksanakan secara transparan serta demi kepentingan masyarakat dan pemerataan pembangunan. (Ade)

Hot this week

Mobil Tertempler KA, Satu Kritis dan Satu Penumpang Selamat

Lampung Selatan, wartaalam.com--Untuk kali kesekian, mobil tertempler Kereta Api...

Setelah 25 Jam Erupsi Berakhir, Kini Gunung Anak Krakatau Berganti Letusan Strombolian

Bandar Lampung,wartaalam.com--Erupsi terus-menerus Gunung Anak Krakatau yang berada di...

Siaran Pers Imbas Sebaran Abu Vulknaik Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup Sementara, BMKG Minta Waspada dan Tenang

Jakarta, wartaalam.com--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperbarui...

Pekon Sukoharjo III dan TB.Enggal Gelar Liga Sawah

PRINGSEWU, wartaalam.com--Kepala Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu,...

Konflik Lahan Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Desa Taman Sari, DPRD Pesawaran akan Bentuk Pansus

PESAWARAN, wartaalam.com-- Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait konflik lahan...

PWI Kabupaten Pringsewu Gelar Rapat Kerja

PRINGSEWU, wartaalam.com--Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu menggelar rapat...

Bupati Pringsewu Berangkatkan Pendistribusian Logistik Pemilihan Kapekon Serentak

PRINGSEWU, wartaalam.com--Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas memberangkatkan pendistribusian logistik Pemilihan...

Kajari Pringsewu Dukung HPN dan Porwanas Tahun 2027 di Lampung

PRINGSEWU, wartaalam.com--Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pringsewu Anggiat A P...

Menteri Pertanian RI Hadiri Pesta Rakyat Petani 2026 di Kabupaten Pringsewu

PRINGSEWU, wartaalam.com--Pesta Rakyat Petani dalam rangka puncak peringatan Hari...

Ribuan Syekhermania dan Umat Muslim Padati Pringsewu Bershalawat

PRINGSEWU, wartaalam.com--Ribuan Syekhermania dari berbagai penjuru Provinsi Lampung memadati...

Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Lampung Selatan Berikan Tiga Tiket Umrah

Lampung Selatan, wartaalam.com--Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momen...

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hari Santri 2026

Pringsewu, wartaalam.com--Upacara peringatan Hari Santri tahun 2026 tingkat Kabupaten...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img