Saibatin Lima Marga Komitmen Sambangi Bupati Lampung Selatan

0
816

Lampung Selatan, Wartaalam.com – Tokoh Adat Saibatin Lima Marga menyambangi Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Rabu (31/5/2023).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati Lampung Selatan itu dihadiri Saibatin Marga Katibung, Marga Legun, Marga Rajabasa, Marga Ratu, dan Marga Dantaran.

Mewakili Saibatin Lima Marga, Panglima Tapak Belang Yahudin Haykar mengatakan, pertemuan itu dalam rangka membangun sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat.

“Kami ingin menyampaikan masukan-masukan kepada pak bupati. Pertama, kami senang Lampung Selatan ini akan melaksanakan Jumbara tingkat nasional. Saibatin Lima Marga ikut mendukung dalam hal seni budaya ke depan,” katanya.

Menurut dia, Saibatin Lima Marga menginginkan Lampung Selatan memiliki patung saibatin yang sesuai dengan kearifan lokal di Bumi Khagom Mufakat.

“Kami ingin di Lampung Selatan ada ikon (patung) saibatin. Tadi pak Bupati merespon dengan baik, dalam waktu dekat bisa kami laksanakan,” tuturnya.

Saibatin Lima Marga tak Mau Masuk Ranah Politik Praktis

Menurut dia, tokoh Adat Saibatin Lima Marga tidak ingin terlibat politik praktis dalam Pileg maupun Pilpres.

“Saibatin mempertahankan nilai-nilai budaya. Tidak akan masuk ke ranah politik praktis. Isu-isu saibatin tidak dukung bupati, itu bohong,” uharnya.

Menurut dia, Saibatin Lima Marga siap bersinergi dan mendukung serta komitmen mengawal segala program maupun kebijakan bupati Lampung Selatan dalam rangka membangun kabupaten lebih baik lagi ke depan.

“Selama pemerintah daerah dengan adat budaya saling sinergi dan mendukung, siapa pun bupatinya kami dukung. Sekarang ini kan pak Nanang Ermanto yang memimpin, maka kami harus bantu, bersinergi agar Lampung Selatan maju,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyampaikan terima kasih atas masukan serta dukungan yang disampaikan tokoh adat Saibatin Lima Marga.

Dia mengatakan, penyelenggaraan pemerintahan tidak dapat berjalan tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat, terutama tokoh-tokoh adat.

“Pemerintah daerah membutuhan masukan dari seluruh elemen masyarakat, untuk kemajuan betsama. Tanpa persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik,” katanya. (amar/kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini