ASDP-Pemkab Sabu Raijua Siap Kerja Sama Operasional Kapal Bus Air Roro

0
215
ASDP-Pemkab Sabu Raijua siap kerja sama operasional kapal bus air roro. (ASDP)

BANDAR LAMPUNG, WARTAALAM.COM – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) sepakat menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Operasional Kapal Bus Air Ro-ro, sebagai moda transportasi publik antarpulau yang diharapkan dapat menunjang aksesibilitas masyarakat setempat sebagai dukungan konektivitas dan perekonomian wilayah.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, penandatanganan MoU beberapa waktu lalu ini, pihak ASDP diwakilkan Senior General Manajer Regional III Eddy Hermawan, dan pihak Pemkab Sabu Raijua Bupati Sabu Raijua Nikodemus N Rihi Heke.

PT ASDP beri motivasi pelajar menjadi leader (pemimpin) di masa depan. (ASDP)

“Kami menyambut baik rencana kerja sama operasional bus air Ro-ro ini, dimana tugas ASDP sebagai wakil Pemerintah di daerah untuk menghadirkan akses transportasi publik antarpulau yang bersebelahan, dan menyatukan pulau-pulau besar, sekaligus akses transportasi publik ke wilayah yang belum memiliki akses penyeberangan guna mengakselerasi pembangunan,” ujarnya.

ASDP, kata Shelvy, berkomitmen melalui layanan penyeberangan perintis yang dikelola dapat mendukung distribusi penumpang dan barang dari dan ke wilayah Kabupaten Sabu Raijua guna memenuhi tingkat mobilisasi wilayah dengan sarana bus air Ro-ro yang memadai.

“Harapan kami, bus air Ro-ro yang akan dioperasikan nanti, sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, dapat menambah frekuensi atas akses penyeberangan di wilayah Kabupaten Sabu Raijua yang dapat memudahkan mobilisasi masyarakat dan juga pendistribusian logistik dengan lebih cepat, aman, nyaman dan selamat,” katanya.

Bupati Sabu Raijua Nikodemus N Rihi Heke menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ASDP yang sangat responsif dalam rencana kerja sama pengoperasian 1 unit kapal bus air Ro-ro secara perintis dan pengembangan sarana angkutan penyeberangan laut di wilayah Kabupaten Sabu Raijua.

“Terima kasih atas semangat dan dukungan ASDP untuk hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sabu. Tentunya kerja sama operasional ini tidak hanya mendukung konektivitas masyarakat, tetapi juga akses distribusi logistik dan perekonomian wilayah,” ujarnya.

Saat ini konektivitas merupakan hal yang sangat penting, terlebih lagi dalam meningkatkan perekonomian di suatu daerah. Peran ASDP dipandang strategis dalam membuka jejaring sosial ekonomi masyarakat melalui layanan akses transportasi yang cepat, aman dan nyaman melalui layanan kapal-kapal perintis penyeberangan. Dengan demikian kesejahteraan hidup dan perekonomian masyarakat dapat meningkat.

“ASDP mengemban amanah, sebagai agen pembangunan dan juga pelayanan publik. Kehadiran ASDP sangat vital memberikan aksesibilitas dan menghubungkan antarpulau, sehingga mobilitas masyarakat dan juga barang dapat lebih cepat dan mudah. Harapan kami, masyarakat Indonesia dapat terlayani dengan baik dari Sabang sampai Merauke,” ujar Shelvy.

Saat ini, ASDP mengoperasikan total armada sekira 222 unit kapal yang melayani 311 lintasan dengan rincian segmen komersial sekira 131 unit kapal (59 persen) yang melayani 89 lintasan (28,6 persen) dan segmen perintis 91 unit kapal (41 persen) yang melayani 222 lintasan (71,4 persen).

Dari 311 lintasan yang dilayani ASDP, sekitar 70 persen lintasan perintis, dan sekitar 30 persen lintasan komersial. Dari tahun 2018 hingga 2022 tren layanan lintasan perintis terus meningkat, dimana rata pertumbuhannya 8,8 persen. Dan titik tertinggi pertumbuhan lintasan  perintis terjadi pada tahun 2019 ke 2020 yaitu 16,6 persen dan pada tahun 2021 ke 2022 yaitu 15 persen. Sedangkan rincinnya yaitu tahun 2018 sekira 160 lintasan perintis, tahun 2019 sekira 163 lintasan. (tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini