Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Wartaalam Wartaalam

Bergerak Bersama Rakyat

Wartaalam Wartaalam

Bergerak Bersama Rakyat

  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
Subscribe
Close

Search

DaerahLampungLampung Selatan

Kolaborasi Strategis Pemkab Lampung Selatan dan Danantara, Transformasi Beranda Sumatera Menjadi Destinasi Nasional

By wartaadmin
February 25, 2026 2 Min Read
0

Jakarta, wartaalam.com–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjajaki kolaborasi strategis dengan Danantara untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian daerah.

Langkah itu diambil menyusul tingginya angka kunjungan wisata yang belum berbanding lurus dengan dampaknya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan tercatat mencapai 1.647.716 orang. Namun, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB masih berada di kisaran 1,27 persen. Salah satu faktor utama rendahnya dampak ekonomi adalah rata-rata lama tinggal (length of stay) wisatawan yang hanya sekitar tiga jam.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan hal tersebut dalam rapat lanjutan pembahasan pengembangan wilayah bersama Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Egi didampingi Sekretaris Daerah setempat, Supriyanto serta jajaran kepala perangkat daerah terkait. Hadir pula perwakilan Kemenko Bidang Pangan Irna Narulita dan sejumlah pimpinan BUMN sektor pariwisata, termasuk Direktur Utama dan Komisaris Utama InJourney serta Direktur Utama ITDC.

Menurut dia, Lampung Selatan memiliki potensi besar yang belum dikelola secara optimal. Dengan posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dan kedekatannya dengan Jakarta, daerah ini dinilai memiliki keunggulan kompetitif untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan.

“Lampung Selatan ini seperti hidden paradise. Alamnya indah, posisinya strategis, dan punya ikon dunia seperti Gunung Anak Krakatau. Tantangannya adalah bagaimana kita mengelola dan mengintegrasikan potensi itu agar memberi nilai tambah ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Danantara dan BUMN sektor pariwisata menjadi langkah konkret untuk mempercepat pengembangan kawasan wisata berbasis integrasi.

Pemerintah daerah membutuhkan dukungan investasi, transfer pengetahuan, serta perencanaan terpadu agar potensi yang ada dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.

Pengembangan kawasan terintegrasi dinilai penting guna meningkatkan daya tarik dan memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Dony Oskaria menilai Lampung Selatan memiliki sejumlah destinasi potensial yang sebagian berada dalam ruang lingkup aset BUMN.

Ia menekankan pentingnya percepatan pengembangan kawasan wisata terintegrasi untuk meningkatkan daya saing daerah.

“Lampung Selatan dekat sekali dengan Jakarta, apalagi sekarang akses tol sudah memadai. Potensinya luar biasa dan harus dioptimalkan,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga mendorong peningkatan belanja wisatawan, memperpanjang length of stay, dan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat setempat.

Sebagai bagian dari strategi jangka menengah, Pemkab Lampung Selatan menyiapkan sejumlah langkah pendukung, antara lain penyusunan blueprint pengembangan wilayah berbasis potensi pariwisata, penguatan city branding “South Lampung Spirit of Krakatoa”, digitalisasi pelayanan publik melalui HALLO LAMSEL dan Mal Pelayanan Publik.

Kemudian, pengembangan aplikasi virtual tour, kemudahan perizinan, pelibatan masyarakat lokal, serta kolaborasi pentahelix.

Dengan konektivitas yang terus membaik dan posisi strategis sebagai Beranda Sumatera, Lampung Selatan diproyeksikan bertransformasi dari daerah transit menjadi destinasi wisata berbasis kawasan terintegrasi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Kmf)

Author

wartaadmin

Follow Me
Other Articles
Previous

Safari Ramadhan 1447 Hijriah Resmi Bergulir, Natar Menjadi Awal Silaturahmi Pemkab Lampung Selatan

Next

KONI Kota Bandar Lampung Terima Tim Verifikasi Faktual Porprov 2026

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2026 — Wartaalam. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme