Shopping cart

Subtotal $0.00

View cartCheckout

No Widget Added

Please add some widget in Offcanvs Sidebar

  • Home
  • Daerah
  • Gubernur Lampung Hadiri Musrenbang RKPD 2O27 Pringsewu
Daerah

Gubernur Lampung Hadiri Musrenbang RKPD 2O27 Pringsewu

Email :2

PRINGSEWU, wartaalam.com–Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperinda) Pringsewu menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Kamis (12/3/2026).

Hadir Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Marindo Kurniawan bersama jajaran dan DPRD Lampung, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wabup Umi Laila beserta jajaran, DPRD, forkopimda dan instansi vertikal lainnya, tokoh masyarakat dan agama serta berbagai elemen lainnya.

Rahmat Mirzani Djausal menekankan sinergi perencanaan antara pusat dan daerah baik provinsi maupun kabupaten kota menjadi kunci untuk mencapai target pembangunan yang ditetapkan. Pembangunan kabupaten kota merupakan bagian integral dari pembangunan provinsi, dan pembangunan provinsi merupakan bagian dari pembangunan nasional.

Sehingga, keberhasilan Pringsewu akan memperkuat capaian Provinsi Lampung, dan begitu pula sebaliknya, dukungan pemerintah pusat dan provinsi tentu akan mempercepat kemajuan daerah.

“Simbiosis mutualisme tersebut tentunya perlu diikuti dengan semangat kerja keras dan komitmen nyata, bagi memastikan pembangunan daerah berjalan efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada hasil, sehingga Lampung bisa lebih maju, dan terus berkontribusi nyata untuk menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Menurut dia, penyusunan RKPD bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan instrumen strategis yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di tahun mendatang.

Kualitas perencanaan yang disusun sangat menentukan kualitas hasil pembangunan yang akan dirasakan masyarakat. Perlu dipastikan bahwa dokumen RKPD yang disusun benar-benar sejalan dengan visi, misi, serta prioritas pembangunan provinsi dan nasional.

“Penyusunan RKPD juga harus dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, agar setiap kebijakan dan program yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat serta selaras dengan arah pembangunan provinsi dan nasional,” ucapnya.

Menurut dia, kolaborasi tanpa integritas tidak akan menghasilkan kepercayaan publik. Setiap tahapan perencanaan dan penganggaran harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip good governance, yang meliputi transparan, akuntabel, partisipatif, responsif, efektif dan efisien, taat pada peraturan perundang-undangan serta berorientasi konsensus.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Pringsewu atas terselenggaranya Musrenbang RKPD 2027 ini. Forum ini mencerminkan komitmen dan kesungguhan pemerintah daerah dalam membuka ruang partisipasi publik serta memperkuat tata kelola perencanaan yang inklusif. Mari kita buktikan bahwa perencanaan yang kita susun adalah pijakan kokoh untuk menghadirkan pembangunan yang nyata, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Riyanto Pamungkas menyampaikan beberapa capaian pembangunan sebagai bahan evaluasi dan pijakan perencanaan ke depan.

Pringsewu mencatat laju pertumbuhan ekonomi 5,44% pada 2025, menempatkan pada posisi ke-4 dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan Provinsi Lampung.

Capaian itu merupakan kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah yang patut disyukuri bersama.

“Pemkab Pringsewu menetapkan tema RKPD 2027 yaitu ‘Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Investasi, Produktivitas, dan Industri Berbasis Peningkatan Kualitas SDM dan Kemandirian Ekonomi Lokal’, yang didasarkan pada tema Pembangunan Nasional dan Provinsi Lampung. Tema ini mencerminkan tekad mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjadi penegas bahwa kekuatan Pringsewu yaitu SDM berkualitas dan ekonomi lokal yang mandiri, adalah pondasi utama pembangunan,” ujarnya.

Guna mewujudkan tema tersebut, kata dia, pembangunan 2027 akan difokuskan pada
tiga pilar utama, Produktivitas SDM, Investasi dan Ekonomi Lokal, serta Infrastruktur dan Tata Kelola.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Lampung atas perhatian dan prioritas pembangunan yang diberikan, terutama pembangunan infrastruktur berupa penanganan jalan yang tahun ini mencapai Rp 35 miliar.

Pihaknya optimistis dengan dukungan dan semangat gotong royong, akan mampu mewujudkan kabupaten yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh warga.

Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan piagam penghargaan Musrenbang tingkat Kecamatan Terbaik, yang diraih masing-masing Kecamatan Sukoharjo (Terbaik I), Kecamatan Ambarawa (Terbaik II), dan Kecamatan Pringsewu (Terbaik III). Serta piagam penghargaan lainnya kepada sejumlah penerima.

Setelah menghadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Pringsewu, Rahmat Mirzani Djausal beserta jajaran didampingi Riyanto Pamungkas dan Umi Laila meninjau Sentra IKM Mocaf (Modified Cassava Flour) yang memproduksi tepung mocaf bernama ‘Selendang Biru’ yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah daerah setempat. (Ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post