PRINGSEWU, wartaalam.com–Bupati Pringsewu, Provinsial Lampung, Riyanto Pamungkas mengukuhkan 53 guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah serta 13 pejabat fungsional guru, di Balai Pekon Wonosari, Kecamatan Gadingrejo, Jumat (13/2/2026).
Hadir Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Titik Puji Lestari, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Supriyanto, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pe.. Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Endi Fauzi.
Menurut Riyanto, pelantikan itu bukan sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan amanah besar.

Kepala sekolah, jabatan strategis yang menentukan arah dan kualitas pendidikan, generasi penerus bangsa sedang dibentuk melalui sekolah.
“Kepala sekolah bukan hanya manajer administrasi, tetapi juga pemimpin pembelajaran, serta teladan bagi para guru, inspirasi bagi peserta didik dan penggerak kemajuan sekolah. Kepemimpinan yang visioner, integritas yang kuat serta kemampuan membangun kerja sama menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Dia berharap para kepala sekolah mampu menghadirkan suasana sekolah yang aman, nyaman, inklusif serta mendorong lahirnya prestasi akademik maupun non-akademik. Diantaranya dengan membangun budaya disiplin, budaya belajar dan budaya berprestasi di lingkungan sekolah.
“Jadilah pemimpin yang mendengar, membina dan menggerakkan. Libatkan guru, komite sekolah, orang tua serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Saya mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran dan administrasi sekolah. Kepercayaan yang diberikan harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran,” katanya.
Dia juga mengingatkan para pejabat fungsional guru, jabatan profesional yang menuntut keahlian, integritas dan komitmen tinggi dalam melaksanakan tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.
“Guru ujung tombak pembangunan SDM. Jabatan harus dimaknai sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Selain itu, sebagai ASN juga dituntut menjaga disiplin, loyalitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN, yaitu berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif,” katanya. (Ade).






